Wednesday, 21 December 2011

Hafalan Shalat Delisa

besok tayang perdana Film Hafalan Shalat Delisa :D 22 Desember 2011





yah denger ini novel mau di filmkan dan besok sudah mulai diluncurkan. saya jadi penasaran sama film nya. inget ini, jadi inget waktu smp. saya baca novel ini kalo gak salah tahun 2008, 2009 atau 2010 yah lupa. waktu itu saya sempet mikir kalo ini novel bisa dijadiin film. janji saya, angkat 4 jempol deh buat sutradaranya. dan akhirnya pikiran saya kesampean juga di tahun 2011 ini.
novel ini yang udah ngures air mata saya, dari berbagai mata #loh
bener, baca ini bikin saya ngumpet seharian di kamar dan gak mau keluar. kenapa? mata saya seperti hilang, ah masa -_- beneran deh. gakuat banget baca nih buku, ngebayangin jadi Delisa. ya Allah, subhanallah itu. salah satu buku yang bener-bener bikin saya nangis walaupun gak ampe nangis darah. gak kuat sebenernya, nyesek banget bacanya juga. maka dari itu saya gak ingin kecewa liat filmnya nanti. yah, walaupun gak seluruhnya sama tapi seenggaknya mirip lah #aih
pokoknya filmnya gak boleh ngecewain :) yah yah..
yang mau liat trailernya bisa deh klik disini:
Delisanya lumayan mirip sama di buku Hafalan Shalat Delisa yang pertama bukan yang cetakan baru. Karena saya punyanya yang itu, hihihi ^^

http://www.youtube.com/watch?v=Rgg6jOFp9iY
semoga sukses ^^
This entry was posted in

Sunday, 20 November 2011

Nostalgila

kata maya, hari ini reunian smp untuk seluruh alumni. iya tah? reuni akbar dong, masa sih masa. mbuh ah bodo.. nginget bentaran aja lah
nyolong dari maya, sejujurnya saya mah udah ga inget. hehe mangap

ABSEN KELAS 9F

1.Abdul Rasyid
2.Alfin Bahari
3.Ana Febriana
4.Andi Satria
5.Anindia Noman
6.Ati Nurhayati
7.Ayu Lestari
8.Bayu Dwi putra
9.Deni Martin
10.Derry Muhammad Andrian
11.Dian Lestari
12.Dian Yunita saputri
13.Doni Rahmatullah
14.Eva Lusiana
15.Fadhlan Imam Febriawan
16.Falyatin
17.Farhan
18.Fatiha
19.Febrian Arsy Ramadhani
20.Happy Muslimah
21.Hendrik
22.Intan Dwi Pratiwi
23.Iqbal firmansyah
24.Karina Yuniaty Ferdiana
25.Kiki rizki
26.Luci Febrianti Simanjuntak
27.Maya Nur Amalia
28.Nabella Indah Pratiwi
29.Nawafil ramadhan
30.Nurullita rizki
31.Raden Muhamad Rizki Sayatin
32.Restu Amalia
33.Rifki Miftahudin
34.Rizkiah Atarikiah
35.Siti Nurlinda
36.Sofyan Saefullah
37.Syandika Bakti gumilang
38.Tubagus giant
39.Thia Setia Herdianti
40.Ulfah Dian Pratiwi
41.Ulfa Santi Wahyu Widya Wati
42.Wina Diane Sari

Ah, SMPN 2 Kota Serang tercinta :') makasiihh.. aku seneng pernah masuk sana ^^

(Aula Sekolah)

(Depan Sekolah)

(Nih dalemnya kalo mau tau, huahahahay)

(9F)

(9F)

(9F)



(Denah)

(Hahaha waktu di Istana Negara nih) #model

masih banyak lah. nanti lagi kapan-kapan hehehe ^^

Tuesday, 8 November 2011

Aku Pada Ketidaktahuanku

aku tahu rendahku membuta, tapi bukan ingin aku direndahinya
aku tahu bodohku menjalar, bukan seperti mereka yang mampu tegak sendiri
tapi artiku tolong diartimu.. bukan pandang sekelumit rendahku

aku tahu lemahku tak tumpul
linang yang selalu tertepal, hanya itu aku
bukan bisa otakmu yang kau tebar

lagi aku tahu sakitku, yang sesak rasaiku perih tak sedikit
walau bukan darahnya yang basah, hanya titik yang terlihat tumpah

lagi lagi aku yang hanya tahuku, siapa mereka ada pada ketakteranggapanku
karena aku tahu pentingku tak sehebat mereka

aku, hanya aku yang ku tahu payah
hanya aku pun yang tak mengindahkan sifatku
yang tak meraih syukurku atas mereka semua, yang padahal aku yang malah tidak tahu

aku, yang aku ingin aku
berjalan bukan pada ketahuanku yang salah
aku, yang aku pinta aku
cinta mereka yang buatku
cintaku yang buat mereka
bisa aku dan mereka rasai yang sempurna
doaku, saat lelah mendekatiku
dan doaku, saat Tuhan menyapaku

8 November 2011

This entry was posted in

Puisi Tentang UAS

Saat kemaren pas pusing ngerjain uas, malah jadinya beginian.. Hahaha.. Puisi aneh..

(Saat uas Kimia, Tata Busana)

dalam buasnya cekaman redoks mengikat
terbit senyawa pembakaran pada kudus asa
daya hantarnya lepaskan resah rantai berangkap tiga
padahal bayangnya lewat satu dan dua

andai otak lihai bermain jelujur cita
tak kan ada dilema nyata
simpul pita pada talinya
bak jarum bermain pada mesin jahit siksa
hmm.. sudahlah..
Kimia tata busana pasti bisa


(Saat uas Sosiologi, Quran Hadits)

kini
sosial pun terjumpai
tersenyum kemenangan mencampakkan
dalam hati berirama kekecewaan
karna riutnya hafalan tertahan

batas waktu tadi malam
ciutkan semangat dalam keterabaian
malah berjumpa godaan berhamburan
akhirnya tertiup mata terpejam angan

malam buta sepertiganya
kagetkan raga yang terpejam
melupakan segala keterbuaian
berdiri tegak kembali berujar

"lupakan..."
tapi bukan maksud melupakan
hanya saja berganti haluan
berbalik putar pada tali ikatan lain
kini ajaranNya yang disibukkan
penggunaan warna cakrawala al quran

selesai serupa belaka
mata kembali terpejam
dan terbuka saat fajar hampir hilang
ahh.. Pantas saja kini aku kesusahan
banyak ingatan berterbang terbangan..


(Saat ngisi LJK, puyeng :P)

melukis renda-renda bulat tebaran hitam
jejaknya yang dicari kadang tak terjumpai
padahal otak menari-nari menyudut memberi pasti
berjejar noktah asal menutupi

beri jawaban pasti Ya Illahi
pening membuncah menikmati menyodot diri
gerogotan pelangi hanyalah tepi
akhirnya tersungkur kembali pada kertas pasi..


SEMUA AKAN BAIK SAJA

laksa cerah dalam tuang akal
ambang garisannya keriting mayapada
susah dirasa tersirat makna
tersurat pun tak sampai pada kepala

tapi sang idiot mencakar
semua akan baik saja
walau gores pena berduka
raga rasa masih bisa tertawa..


Hehe.. Ternyata indahnya uas terasa, wkwkwk..
Semoga saat bagi rapor hasilnya memuaskan kita ^_^
amin... Hehehe

8 November 2011

This entry was posted in

Puisi Aneh, hehe

KEMATIAN

senja memilih datang
dihantar oleh kekuatan angin beriring
seakan ingin menyambut hati yang nestapa

aku memilih pergi
mencampakkan pesona mentari terbenam itu
duduk diantara waktu tertiup angin
dan kembali berjalan melepas alas
dalam persimpangan kerisauan aku larut

langit merah diatas rambut pun
seperti ikut memandangku
seperti mengerti duka dihatiku
tersenyum, bergetar memanggil perlahan

tapi pada awan kujeritkan aroma pedihku
cahaya yang semakin pudar
harapan hidup tinggal gulita

mungkin lebih baik aku mati
kematian adalah tidur panjang
anggap saja syurga ditanganku
meski aku tau tak kan mungkin

yaa.. aku hanyalah sang gelap dalam asa
bisu menyurutkan langkahku
seperti kemarau yang menanti hujan
biarlah, biar aku ditelan sirnaku
mungkin memang rantai kematian memihakku


LAPER

selaksa aksara yang berhijrah naungan
pada jalan utama waktu menghitam luangan
apakah ini malam atau layaknya pagi yang panjang?
Derasnya amukan menuang memusat dalam gerakan

Ahh..
Segala suara
suasana
sepertiga
segalanya buat kriukan

ternyata, ternyata
ini adalah nuansa kelaparan..
dan juga cahaya ketidakjelasan...

Hahaha


RINDU

gumam rindu pada haribaan terlentang
cekukan desirnya teguk melayang
sirna merana tak temukan jejak berbayang
kelam
bintang
bulan
atau langit merah menghadang

gelenggangnya pisahkan jiwa dalam tatap cinta
bertemu berdua bersama itu kisah fana
tebas harapnya pandang fatamorgana
bias serasa ingin bertemu semua

sungguh aku cinta
aku tau kau pun juga
ahh tenang saja, sebentar lagi kita berjumpa


MAN 2 SERANG (hahaha :P)

berjalan
pada riutan gerbang tertahan
berdiri tegak pandang semua harapan
keruh dinding tak mampu mencampakkan
tetap ceria sang anak sekolahan

berputar waktu pada pijar alam
pagi siang kadang mungkin hingga malam
bahagia tanpa adanya redam
tanpa skeptis kami tapak temaram

ahh waktunya kejar
meraih
menggapai percobaan kedewasaan
tempat proses mimpi berjuang
walau selalu aksara membayang
kami senang
kami tetap senang
meski penjara suci menghalang

8 November 2012

This entry was posted in

Pesona Sajak Berkata

Pandangan mentari merayu senja
Eloknya merah itu mempesona
Senyum cinta seakan menyapa
Naungan indah pada telaga kata
Angan pula mengambang jauh dalam cerita

Sajak kata putar derita
Alunan musik pun peluhkan duka
Jangan menangis jiwa!
Akan ada asa jemput bahagia
Kata frasa gelegar makna

Bara amarah palingkan muka
Enyah dari siksa lara
Riutan kata berjuntai masa
Kuasai hati dengan prosa
Ahh.. aku cinta
Tangan ini tak mau lusuh berada
Andai aku bisa, kan ku peluk dunia dengan kata

8 November 2011

This entry was posted in

Monday, 14 February 2011

Puisi Untuk Tuhan

Tuhan.. Bolehkah aku sedikit merindukannya?
Bolehkah aku meminta padaMu untuk membiarkanku mengingatnya hari ini?
Dan jika boleh, maukah Kau menghadirkan kenanganku saat bersamanya?
Aku minta sekali ini saja Tuhan
Karena Kau pun pasti tau
Saat aku menulis ini untukMu
Saat itu juga aku tengah merindukannya

Tuhan.. Aku tau, aku tak perlu khawatir akan hidupnya
Karena aku yakin, Kau pun akan menjaga dan menaunginya dengan cintaMu sebaik-baiknya
Tapi jika boleh aku meminta
Aku ingin Kau pertemukan aku dengannya mala mini di dalam mimpiku
Sekali saja Tuhan.. Aku mohon
Aku hanya ingin mengingat sosok wajahnya
Mengingat kenangan lalu bersamanya
Saat aku menangis karenanya
Dan saat aku mendapat pelajaran yang berharga darinya
Oh Tuhan.. Sedikit saja aku hanya ingin mengingatnya

Tuhan.. Kau tahu, aku memang pandai menyembunyikan perasaanku kepada dunia
Tapi aku tak pandai membohongiMu, Tuhan..
Hingga yang ku bias, di saaat sepertiga malamku
Aku biarkan hatiku menangis untukMu
Hanya kepadaMu, aku berani mengadu
Hingga kerinduanku ini pun hanya Kau yang tau

Tuhan.. Mungkin saat aku tuliskan ini
Harapku, dia pun merindukanku

Aku menitipkan doa untuknya kepadaMu
Aku titipkan salam rinduku untuknya
Dan katakana padanya, bahwa aku sangat mencintainya
Bilang padanya, aku minta maaf karena baru bias sekarang ini mengatakannya
Aku harap dia bisa mengerti

Tuhan.. Saat ku tuliskan ini
Ternyata hujan di mataku tak dapat ku bending
Hingga aku memutuskan untuk menyudahi tulisan ini

Terimakasih Tuhan.. Aku sangat mencintaiMu
And I only know that everyday

14 Februari 2011

This entry was posted in