Follow Me
ada yang mulai tak tampak lagi, ketika rupanya sudah merunduk.
jika harus hilang itu sangat tak mudah untuk mencari
tengadah ulasan senyum itu, yang membuat jauh lebih nyata dari sisi pribadi lain
lihat mungkin tak dapat
karena sisinya masih sama layaknya bayangan
kecuali ada maksud untuk menoleh

tak ada memoar tentang hujan yang tergambar
hanya sekilas tentang takdir karsa yang ditempati
itu saja
berputar pada sudut yang sama
memang tak lebih indah
tapi indahnya berlebih :p
ruang, kisah, tertawa, melempar, terkunci, pandangan, menyanyi, dan kamu
tak akan ada hal yang alpa

mungkin kamu, di sudut itu
Dapatkah kau mendengarku? Karena aku tak dapat mendengar hatimu...
Adakah kau mendengarku? Karena aku berusaha berbicara kepada hatimu...
Aku, belum bisa menangis lagi. Karena tahanan sakitnya ternyata lebih kuat dari aliran air mata. Diam membuat semuanya menjadi ruang tertutup.
Tapi, apakah kau masih mau berbicara kepadaku? Meski aku masih tak dapat mendengarmu..
Jadi, dapatkah kau mendengarku? Karena aku tak dapat mendengar hatimu..
Dapatkah kau mendengar  teduhku? Karena aku berharap melihat teduhmu (kembali)

19 Oktober 2012
Telinga ini tidak tuli waktu bayangan di belakang itu bersuara. Tidak parau, tetapi sangat merdu. Seolah-olah bayangan itu adalah bintang besar yang bukan sekedar berdiri di panggung. Tidak podium, dia bukan seorang presiden.
Aku tidak tau mau menamainya apa, ksatria kah, power ranger kah, atau superman yang dapat terbang. Apa ia bisa terbang? Tentu tidak. Ia hanya bisa membuat orang lain terbang dengan mudah dan bisa dengan mudahnya pula membuat orang jatuh dalam satu waktu. Angkuh.
Kadang kala ia terlalu jahat, mereka kalah telak dengan sikapnya yang masih sama. Masihkah dari mereka mengharapkan perubahan..

Mungkin karena bayangan itu terasa dekat sekarang ini.
Padahal kemarin namanya saja tidak ada dalam daftar jajaran. Hanya orang yang seketika lewat dan harus terpaksa masuk ke dunia baru.
Yang  teringat hanya pecahan kertas yang ia lempar sambil tersenyum mengejek. Masih biasa, mungkin karena masih begitu jauh.
Tapi tidak saat ini, selama suaranya yang tiap hari tidak pernah absen dari telinga. Bernyanyi, bahkan sekedar memanggil nama..
Tapi senyata itukah ia?
 '' All of us have someone who is hidden in the bottom of heart. When we think of him, we will feel like umm.. Always feel a little pain inside. But we still want to keep him. Even though I don't know where he is today, what is he doing, but he is the one who make me know this.. ''




"This book is funny but it makes me know how much that you have tried"


"She looked the same, cute as always."


 


"Touched her hand for the first time but I had to release it coz others would curious."




"Gave her an apple but I bit it."



"You've been better. Fight!! Nam."


"Love can win everything, especially fear."


"Me too, want you to ride on my back..."


" Today I gave the rose to Nam, I said it was from my friend. Its because I am tight-lipped "

 

( P' Shone nanem bunga ini dari bunga itu kecil, eh pas ngasih ke Nam malah bilang dari temennya :( )
" Today I saw Top confessed.. You know I'm hurt? Why our time never match? "

                                                                                   






" Waiting is easy. You know what's hard? Realizing that the one you are waiting for is not coming back anymore "



Nam nyatain cinta ke P'Shone waktu kelulusan... P'Shone masuk ke kolam renang, Nam dateng..


P'Shone : Nam, you haven't signed my shirt?

Nam      : P'Shone ka.. I have something to tell you. I like you very much been loving for 3 years. I've done everything changed myself in every aspects because of you. Nam applied for a classical dancer club, played a stage drama. Be a drum major, be better at studying. It's for you.. But I know for now that the thing that I should do the most and should have done since a long time ago is telling you straightly that I Love You..
(Nam ngasih bunga ke P'Shone. Abis nangis dia liat di baju P'Shone ada tulisan "Pin Love Son" #cengo)



Nam : P'Pin and P'Shone?
P'Shone : (ngangguk)
Nam : When?
P'Shone :Just a week ago
Nam : P'Pin and P'Shone are together. You two are suitable. Cute. Hope you'll be happy #ngenes (Nam ampe jatoh ke kolem renang)

(sebenernya yang P'Shone ama P'Pin jadian tuh boong. Sengaja, soalnya P'Shone udah janji ke P'Top ga suka sama Nam)

Ending :

9 tahun kemudian, Nam udah jadi designer terkenal di New York. Diundang ke acara reality show.
Mereka berdua dipertemukan karena buku yang pernah dikasih P'Shone ke Nam...


MC : Do you have something to tell Khun Nam?
P'Shone : I want to tell you that.. (ngeluarin kancing). This button is not mine. It maybe Ding's.
MC : How about you Khun Nam? Do you have something to tell him?
Nam : I want to ask P'Shone that have you been married?
P'Shone : Umm.. I have. I have been waiting for someone to come back from the US.
Nam : (nangis seneng) :)
-----------------------------------

mai roo waa naan kae nai tee chun dtong ton gup took sing.
bit bung kwaam jing nai jai took took yaang. 
*took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa.
tee chun cher-ee roo mai chun feun kae nai.

dai yin mai hua jai chun mun gum-lung bork ruk ruk ter yoo.
dtae chun mai art ja bert pia jai ork bai hai krai dai roo.
dai yin mai hua jai chun yung koi yoo dtrong nun.
ror hai ter bert doo lae wung piang kae ter roo suk wun neung.

tung tee chun gor ruk tung tee chun gor roo seuk dtae suan leuk kaang nai yung mai glaa. 
took krung tee rao pop gun took krung tee ter hun maa. 
tee chun cher-ee roo mai chun feun kae nai. 


-----------------------------------------

I don’t know how much longer that I have to put up with you
I’ve been hiding everythings in my heart

Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent.. Do you know how much have I have to force myself?
Can’t you hear my heart calling for you, loving you
But I can’t release my heart out for anyone to know
Can’t you hear my heart’s waiting there for you
Waiting for you to feel it. I was hoping that you will realize someday
Though I love you, though I feel (your love)
But deep down inside, I can’t dare to tell you
Everytime we meet each other, Everytime we face each other
Though I am indifferent. Do you know how much have I have to force myself?










Kalo malam ngucapin selamat tinggal, bisa aja angin ikut nemenin. Tapi masih ada langit yang siap bertahan, bukan hanya sejam. Penggalan waktu yang cukup menyenangkan, tidak muak hanya karena kesesuaian.
Malam ini masih kusut seperti biasa. Cuma ada satu bulan sabit yang terlihat kesepian karena tidak ada bintang disisinya. Tapi setidaknya disana aku bisa liat Ajuj. Jadi Kinanthi sementara di malam hari. Berceloteh tentang banyak hal yang karam. Sesekali mencari Neptunus, siapa tahu sudah pindah keatas langit. Karena mencari aliran air susah, mau tidak mau tidak bisa melihat tarian perahu yang akan sampai kelaut.
Malam hari mulai penuh cerita, karena malam titiknya sudah penuh dan hampir tumpah. Terus bertahan kondisi seperti ini, tidak tahu sampai kapan angin membawa ke muara. Setelahnya jatuh lalu tercerai. Andai konstelasi yang aku mau itu bukan hanya hantu di sudut pikir. Jadi mau aku diam atau tidak berbuat apapun, dia tetap realitas. Tidak lagi jadi hantu. Tapi kadang ini emang anomali. Perasaan, situasi, ruang, waktu. Kadang emang gak bisa terganti untuk hal-hal tertentu. Meski bumi hanya sedang berputar. Apa masih bisa mengeja satu rasi yang tidak terpatri?
#Nol
Sebuah pendengaran, jika engkau mencintai, maka jangan mencintai seperti apa yang kau lakukan untuk mencintai. Lalu salah seorang pendengar bertanya "Lalu apa yang harus kami lakukan untuk cinta kami?".
"Genggamlah cinta tersebut kedalam tanganmu". Datar. Semua yang duduk punya caranya sendiri untuk berfikir. Maksud, arti dari sebuah cinta. Kepemilikan.
Jelas-jelas bukan hati. Tidak boleh, katanya. Semuanya tergantung Tuhan, lagi-lagi.


#Nol
"Pilih lelah atau bodohmu?" Silahkan itu terserah hatimu lagi-lagi. Katanya di sela hatinya.
"Aku adalah seorang guru, kau dengar?". "Aku percaya yang dikatakan phytagoras. Tapi mengertilah, aku punya cara sendiri untuk hal ini, satu waktu. Ijinkan..sekali saja".
Mengejar matahari, mengejar bulan, kejar saja semua yang bisa dikejar. Man jadda wajada.
Bukan orang pintar, tapi orang yang punya kesungguhan. Lagi-lagi, menunggu Tuhan mengatakan 'Kun'.

15 Agustus 2012

Bukan hanya pada jendela
Engkau menutup mata saja, jika itu gerimis
Maka itu aku
Tak perlu menunggu bintang jatuh untuk secuil risau
Jika itu patrian rasi
Maka disanalah aku

Harap yang tersia itu titah berduri
Tapi pelangi yang mengitarimu adalah tatapan anggun
Bukan lagi menjejali atau menyeret pada kenangan yang menyisakan kegetiran
Biusan embun kecil sudah cukup untuk bias jejakku
Lalu akhirnya tertawa, menghempas ombak yang berderai
Membuang rindu yang lumpuh
Dan bisikkan saja detail yang indah
Karena semua itu adalah kita

14 Juli 2012

Ketika sampai pada palung muara
Disaat sungai mengalir kembali dititiknya
Hari itu bukan debu bukan biru
Mengalahkan tahta diatas karsanya
Cinta yang tak terbata bukan frasa
Diam, meraung, bertegur
Adalah satu yang tidak terbaur
Mungkinkah lambaian tangannya masih bisa dikenali?
Maka sembuhkan aku dahulu
Atau aku akan berdiri pada masa amnesia
Jadi sudah
Cinta tidak akan pernah menjadi dingin.

14 Juli 2012

Tuhan.. aku terdampar dalam lautan rasa yang sulit tereka.
Padahal hati menari menarik komitmen pada kikisan makna yang pernah diucap.
Bukan berpaling, hanya saja ingin dikuatkan. Biar menari sampai waktunya..

Tuhanku.. bukan bagaimana jadinya aku merasa selanjutnya. Tapi bagaimana aku melakukan jalanku untuk kemudian.
Kau tidak akan menyuruhku berlari kan? Sementara kau menyuruh yang lain hanya berdiri.
Aku tidak kuasa untuk belajar yang belum ku pahami. Hanya saja aku sudah berbeda. Aku rasa.
Udah pernah baca buku ini belum? hehe

Judulnya 'Galaksi Kinanthi'. Buku ini terbitan tahun 2009. Sebenernya saya udah lama pengen banget baca buku ini, hehe hampir setahun deh pengennya. Tapi yaa alhamdulillah sekarang udah kesampean walaupun bacanya cetakan baru. Mungkin selain suka sama buku-bukunya, karena saya juga suka sama penulisnya. Abisnya cakep, huehehehe.. Ngga ding, saya suka karena setiap novel yang bang Tasaro tulis keren-keren dan bisa mengenal dunia loh. Banyak wawasannya banget. Dan sangat sesuatu! Hehe :D Tapi saya baru baca 2 bukunya bang Tasaro GK. Nibiru yang terbitan 2010 sama Galaksi Kinanthi yang terbitan 2009 tapi baru saya baca di 2012. Hihii..
Oya, novel ini pernah dapet penghargaan waktu tahun 2009. Wajar, karena menurut saya ceritanya bagus.

Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang lahir di desa Gunung Kidul. Kinanthi mengawali hidupnya sebagai anak keluarga miskin yang sedikit kacau. Ayahnya seorang penjudi dan ibunya seringkali disebut baulawean (Suami yang menikahinya meninggal semua) dan ayah Kinanthi adalah suami keempat. Hari-hari penuh ejekan pun dilalui Kinanthi selama masa kecilnya, dikucilkan dan disingkirkan oleh teman-temannya. Namun, ia memiliki seorang sahabat yang bernama Ajuj, anak dari rois (pemuka agama) di desa tersebut. Persahabatan keduanya pun tak pernah mendapat restu dari orang tua Ajuj karena menganggap bahwa Kinanthi tidak pantas untuk dijadikan teman. Semakin dilarang, semakin kuat saja persahabatan mereka. Ajuj kecillah yang menunjukkan Kinanthi tentang keberadaan Galaksi Cinta, galaksi yang terletak dibawah rasi Gubuk penceng.
Nah terus gak lama kemudian Kinanthi dijual sama orangtuanya seharga 50 kg beras (wehh.. sedih yah). Dan kehidupan yang keras pun dijalani Kinanthi setelah ia dijual orangtuanya. Mulai jadi pembantu di Bandung, kemudian jadi TKW ke riyadh, ditipu orang lalu dibawa ke Kuwaith, sampe dibawa ke Miami. Semua Kinanthi jalani dengan siksaan majikan-majikannya. Hingga akhirnya Kinanthi bisa melepaskan diri dari kekejaman nasib yang membelenggunya. Dengan kebijakan Amerika yang berbeda dengan Arab, Kinanthi lalu difasilitasi pendidikan hingga menjadi seorang profesor dan penulis buku yang namanya sangat berpengaruh di New York.

Bukan cuma itu, ada kisah cinta Kinanthi dengan Ajuj juga :D di tengah semua kesuksesannya, Kinanthi tak pernah melupakan semua yang ia alami dan tak pernah melupakan Sahabat kecilnya, Ajuj. Kinanthi yang biasanya menulis buku-buku Ilmiah akhirnya menulis novel yang terinspirasi dari perjalanan hidupnya.
Pokoknya Ajuj dan Kinanthi itu seperti sosok Romeo dan Juliet yang hidup kembali dalam spirit yang lebih agung :)

Saya paling suka salah satu kutipan dari novel ini..
" Kinanthi, bagiku Galaksi Cinta tidak akan pernah tiada. Ketika malam tak terlalu purnama lalu kau saksikan bintang-bintang membentuk rasi menurut keinginan-Nya, cari aku di Galaksi Cinta. Aku tetap akan ada disana. Tersenyumlah.. Allah mencintaimu lebih dari yang kamu perlu."
hueheheh so sweeeeeet :)

Hehehe yang penasaran mendingan baca deh :P
12 Februari 2012

Ketika aku menyelami hidupku dengan kesepian yang tak berbatas. Aku tak tahu sampai sedalam apa yang aku rasakan ini. Aku benar terlalu lelah untuk menanti, aku pun terlalu jenuh untuk berharap pada keindahan yang ingin kudapati. Seperti semua semu, merindu dan berharap seseorang menghapus tangisku dalam keberadaan duka ini.
Dirimu yang seketika meredup layaknya lampu temaram yang semakin pudar terlihat. Tahukah bahwa tiap harinya aku berharap dapat terus menemukanmu di lorong tiap jalan yang ku pijaki? Mendaki hidup bersama dan berpegang erat pada persahabatan kita. Entah aku yang mana itu yang tak pernah bisa memberimu bahagia yang kau ingin.
Sungguh aku lelah dan sesak di hariku yang selalu sendiri menitikkan hujan di mataku ini. Berharap katamu yang indah meski sepicik aku ingin dengar dari mulutmu, tolonglah hanya sedikit..
Tapi lagi itu hanya sebuah pengharapan yang harus buyar. Karena jelas aku tak mendapatkan itu darimu, tak ada satupun suara darimu.
Aku harap segalanya mengerti, tentang aku dan rinduku yang berharap..