Thursday, 15 March 2012

I'm Not Stupid Too

Semua orang mempunyai kunci dalam diri mereka. Saat kita masih kecil, ada begitu banyak dukungan dan pujian untuk membantu kita melewati rintangan. Kita tidak sadar betapa beruntungnya kita saat itu. Seiring waktu berlalu, dukungan dan pujian itu berubah seiring kita beranjak dewasa, semua jadi berbeda.

Kapan terakhir kali kau memuji seseorang?
Kapan terakhir kali orang lain memujimu?
Sudah lama bukan?
Berikanlah lebih banyak pujian. Lihatlah sisi baik seseorang. Apa itu sulit?
Semua orang butuh pujian. Tapi kenapa kita sering ragu untuk sekedar emberi pujian?

Dalam diri setiap anak, ada sisi gelap dan terang. Carilah sisi terang dan semua yang baik akan muncul. Ada pepatah yang berbunyi, "Barang berguna dipakai dengan salah akan jadi tidak berguna" dan, "Barang tidak berguna dipakai dengan benar akan jadi berguna".
Dari sini kita belajar, bahwa pengakuan terhadap seseorang adalah sumber kekuatan. Keajaiban berasal dari sepatah kata yang paling sederhana, ekspresi atau tindakan yang paling kecil sekalipun. Kita tak pernah tahu apa yang bisa kita ubah.. ^_^

I'm Not Stupid Too

Monday, 12 March 2012

Taare Zameen Par

Dari salah satu ost. Taare Zameen Par

Aku tak pernah memberitahumu
Bagaimana takutnya aku dalam kegelapan
Aku tak pernah memberitahumu
Bagaimana cintanya aku padamu
Tapi kau tahu itu kan, Ma?
Kau tahu semuanya, mamaku..

Jangan tinggalkan aku dalam keramaian.. Aku tak bisa pulang
Jangan mengirimku ke tempat yang jauh
Yang bisa membuatmu lupa padaku
Begitu jelekkah diriku, Ma? Jelekkah diriku..

Ketika Papa menggendonhku tinggi di udara
Mataku mencarimu.. Berharap kau datang dan memelukku

Aku tak memberitahumu bagaimana sepinya aku
Tapi aku tak mau memberitahumu
Meskipun hatiku hancur
Kau tahu semuanya kan, Ma?
Kau tahu semuanya..

Nekat Itu Sesuatu

UTS selesai.. tepatnya dua hari yang lalu, Sabtu, 10 Maret 2012. Saya keluar ga begitu lama, yah sekitar 40 menit ngerjain satu ujian terakhir itu. Jam 08.10 saya keluar tepatnya. Huehe.. Lucunya, pernah waktu ujian TIK, saya telat waktu itu. Yah padahal sebenernya, di jadwal ujian saya ga bisa dibilang telat, hoho. Tapi begitulah peraturan di sekolah saya. Hmm.. hm..hm.. Dan saat itu pas lagi ada Kepala Madrasah. Yasudahlah,tamat riwayat kami para pentelat nasionalhari itu. Hahaha :D

Nah, alhasil setelah diceramahin terus terus, kami dibolehkan masuk. Tapi tetep ngantri dulu di ruang panitia. Huh, ngabisin waktu.. Dan akhirnya saya bisa masuk kelas tepat jam 08.00. Waww.. saya sudah ketinggalan setengah jam dari teman-teman yang lain. Dan malah sebelum saya masuk ada yang sudah keluar. Tapi saya ga liat, jadi ga berasa.

Setelah saya masuk, untung pengawasnya baik :) hihi ga pake ngomel dulu. Kan ga ngambil waktu saya juga tuh.. huihi. Akhirnya saya dapet LJK dan soal ujian. Saya kemudian duduk. Dan gak lama setelah itu, baru saja saya selesai membulatkan lingkaran nama, dua teman saya sudah keluar. Bukan dua, bahkan tiga, empat, dan seterusnya. Jleeebb.... hadaaah :( kenapa si kalian gak ngerti perasaan aku. Ekekeke.. Aku kalang kabut, wkwk. Tapi pengawasnya nenangin aku, hehe alhamdulillah malah jadinya senyum2 deh. Hohoho

Itu sedikit cerita, saat saya UTS. Tapi sebennarnya bukan ini yang menjadi tema dalam judul diatas. Hehehe
Kembali keatas, setelah hari terakhir UTS selesai. Sebelumnya saya gak langsung pulang. Tapi kumpul dulu sama anak-anak FORSDA tercintah :) katanya mau membicarakan tentang liburan kami. Tapi yah tetep aja ruet, kitamah gati-gati. Haha :D
Nah setelah selesai, tinggallah saya dan dua teman saya yang bersisa. Oke jika anda penasaran, saya sebutkan kedua teman saya. Hidah dan Mita. Bagi yang mau kenalan, silahkan add aja facebooknya :P huahaha.
Kami pergi makan mie ayam. Dan seketika selesai saja.

Kami bertiga, luntang lantung di area sekolah karena kami bingung setelah ini bakal ngapain. Dan well.. kalian tahu apa yang kita lakukan? Menemukan hal yang bakal kita lakuin hari itu. Haha yaiyalah.. Salah satu teman saya punya rencana untuk mengunjungi salah satu teman sekelas kami. Maaf tidak kami sebutkan. Hehe.. Niatnya sih mau buntutin dia pulang. Hehe kenapa kita begini? Karena kami ingin sekali main ke rumahnya, sebut saja si X. Katanya belum pernah ada yang kerumahnya. Kami juga tiap minta kerumahnya gak pernah boleh.. Huhu. Akhirnya kami mencari si X berharap belum pulang. Tapi kami gagal. Si X sudah pulang :(

Kami tidak putus asa. Bahkan kami mempunyai ide untuk tetap mencari rumah si X tersebut. Yah, tapi ngaconya, kami bertiga sama sekali tidak tahu dimana dia tinggal. Cuma tau dimana dia turun kalo naik angkot. Hasyamalaah.. Tapi ini adventure yang mengasikkan untuk kami.

Oke. Kami sepakat untuk mengambil ide gila tersebut. Berani gak berani, ya resiko kita tanggung. Modal kami cuma nekat. Yah, nekat. Gak ada lagi. Kami ingin melakukan sesuatu yang belum dilakukan teman-teman kami. Ini semua untuk menghilangkan rasa keinginan kami mengunjungi rumah si X. Kami keluar dari arena sekolah, menyebrang kemudian. Langsung mendapatkan angkot. Gak lama kami turun. Kebetulan, jarak dari sekolah kerumah si X tersebut tidak terlalu jauh. Kami turun di tempat biasa si X teman kami turun. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan kami.

Waaw.. Kami masuk ke kampung tersebut. Lurus dan lurus. Kami berhenti setelah ada pangkal becak dan banyak arah jalan. Bingung. Nanya malu, gak nanya tetep malu. Kami sempat berhenti lama. Akhirnya kami ambil resiko jalan terus, karena kalo kelamaan disana malu boy! Diperhatiin mamang becak mulu, hihihi. Oya, satu lagi petunjuk kami. Selain tempat turun angkot, yaitu lorong. Hah? Dikira kita ada di film lorong waktu apa. Kita membayangkan bagaimanakah gambar lorong tersebut? Apa seperti goa? Halah ngaco. Akhirnya walaupun banyak arah jalan, kami terus jalan gak peduli mau nyasar atau enggak. Salahnya kami, kami gak seperti Bang Raditya Dika yang waktu di Australia sama adik-adiknya jalan kaki mencari tempat makan pake google map. Kami? Kompas pun gak ada. Cukup, tapi kami ga butuh kompas. Kami bukan di hutan oke.

Alhasil setelah kita muter-muter gak jelas. Daan tampang kami sudah seperti penyusup yang aneh. Kami perempuan, masa iyah kami mau dikira maling sih (?) huehehe kaga!
Gila kampungnya bikin kami pusing sendiri, banyak sekali jalan yang harus dicoba. Sedangkan kami sama sekali tidak mengetahui letak tujuan kami. (Pliss.. Jangan menertawakan kami. Dan jangan anggap kami gila. Hahahaha). Setelah lama, akhirnya kita malah ada di jalan tempat mamang becak itu mangkal lagi. Hasyamalah.. Akhirnya kita puter balik boy!
Setelah puter balik, kita nemuin tempat duduk di tengah-tengah warga. Kita istirahat sejenak, untungnya kita punya minum. Hahh..huhh. Minumnya juga dapet dikasih saat kita makan itu. Huehehe

Di tempat peristirahatan kami tersebut. Kami seperti.. Seperti apa yah, kami juga tidak tahu. Ah pokoknya setiap warga yang lewat pada ngelirik kami. (Sudahlah bapak-bapak, ibu-ibu kita berdamai saja. Kami tau kami orang asing..) Selain itu, kami juga banyak berkhayal. Berkhayal, siapa tau si X sedang butuh sesuatu dan lewat di depan tempat kami istirahat. Ataupun adiknya juga gak papa deh. Lagi main gitu. Tapi gak satupun khayalan kami menjadi nyata. Ahh :(
Dan adzan dzuhur pun berkumandang. Kami membicarakan tentang akan solat dimanakah. Yah tentunya di sumber suara tersebut lah, eh maksut kami yah di masjid itu toh. Huft.. Saya mengatakan kepada kedua teman saya, bahwa kami ini seperti musafir saja. Dan akhirnya kami bertiga tertawa lepas. Hohoho dan untungnya kami punya minum jadi gak kehausan. Kami tidak bisa membayangkan kalo akhirnya kami dehidrasi dan mati kehausan (Lebay) hahaha. Tapi, kami juga kebelet pipis tau. Hehehhe

Salah satu teman saya, masih ada yang penasaran dengan jalan yang kita lewati sebelumnya. Yah, jalan yang katanya disebut lorong itu. Dan dia berpikiran bahwa jika kita lurus, tempat dimana hanya sawah itu. Aneh.
Tapi oke, karena untuk mengurangi rasa penasaran tersebut kami akhirnya kembali berjalan dan kembali ke jalan yang tadi kita lewati. Lumayan agak jauh, huehe pegel. Tapi yah nekat dong :D
Di tegah jalan, kami ketemu saya warga yang lagi ngobrol di tempat semacam gardu. Mereka tanya kami mau kemana. Kami bingung. Kami hanya diam dan melanjutkan perjalanan tanpa mendengarkan mereka. Yah menurut saya, kalo di cerita bang Dika di buku Manusia Setengah Salmon nya, ketika beliau nyasar di jalan menuju tempat makan yang beliau cari. Karena ternyata setelah jalan jauuuh sekali, mereka menemukan bahwa restaurant yang mereka cari sudah ditutup restauraantnya sejak lama. #Jleeebbb. Hahaha :D karena mereka udah gak tahan saking lapernya,akhirnya mereka nemuin tempat makan. Merea masuk dan memesan makanan yang menurut mereka sangan lezat. Setelah makanan datang, ternyata? Huahaha. Begitulah. Kata Bang Dika, malu bertanya sesat di Meja Makan! Hahaha.. Nah kalo menurut saya, perjalanan kami ini sama malu untuk bertanya. Beda dari Bang Dika. Malu bertanya, banyak jalan menuju Roma :) hihihihihihi XD.

Kami jalan terus. Dan ckreeeekk.. Kami melewati warung, dan salah satu teman saya berhenti. Dia melihat seorang anak kecil di warung tersebut mirip seperti adiknya si X. Kami mau nanya tapi takut salah orang, tapi tapi teman saya tersebut sangat yakin. Dan akhirnya.. "Kamu adiknya si X ya?". "Iyaa.." (cengar cengir dia). Huahahahaha kami sontak bahagia saat itu juga. "Si X nya ada?" tanya salah satu teman saya. "Ada.. Tapi lagi dirumah"
"Rumahnya yang mana?" tanya lagi. Trus dia jawab "Tuh di depan, yang ada sepedanya" (nunjuk rumah). Huahahaha kami tertawa dan berteriak sehisteris mungkin..
"Bisa panggilin gak?" akhirnya adiknya si X memanggil si X yang berada dalam rumah. Tettoret toreeeet sontak si X kaget, kok bisa kita nemuin rumahnya. Wwkwkwkkwkwk
Akhirnya kita jingkrak-jingkrak gak jadi deh muterin bunderan gara-gara frustasi. Hahahaha :D

Syukur banget ya Allah. Hahaha kita bangga sama diri kita masing-masing. Wkwkwk..
Akhirnya kita masuk rumah si X, ikhlas tidak ikhlas kami memaksa masuk. Hahaha kami senang, karena kami adalah orang pertama yang berkunjung kerumahnya. Ini sebuah hal yang menakjubkan. Akhirnya kami bisa mendapatkan apa yang kami mau dan yang belum orang-orang lain rasakan. Huehehe sekali lagi. Malu bertanya, banyak jalan menuju Roma. Dan nekat itu sesuatu.. ^_^

Setelah itu kami numpang solat dzuhur. Ngobrol sampe jam setengah tiga. Dan akhirnya kami pamit pulang.

Tidak berhenti disitu saja. Kami berencana pergi ke rumah teman kami yang lainnya. Tapi kami tak tahu akan kemana (kemana..kemana..kemana). Oke. Akhirnya kami berdiri lama padahal sudah banyak angkutan umum yang menawarkan jasanya mengantarkan kami. Dan lagi-lagi, karena nakalnya kami yang gak kepingin pulang dulu. Yah mumpung dua minggu kemudian libur. Karena itu kami ingin menghabiskan hari tersebut dengan kesenangan.
Kampi punya ide untuk bereksperimen gila. Naik angkot yang sama sekali tidak kami ketahui arah tujuannya. Wkwkwk.. Kami memberaniikan diri untuk melakukan hal tersebut. Toh kami yakin, gak bakal jauh dari Kota kami. Hehehe..
Di dalam angkot tersebut kami habiskan dengan tertawa-tawa riang menikmati apa yang kami lakukan hari ini. Huh hahh, tapi setelah semua penumpang yang ada turun. Tinggallah kami. Kami sudah menyangka pasti sang supir curiga terhadap kami. Hahaha tapi kami masa bodo. Dan akhirnya pertanyaan itu pun datang juga. "Mau kemana neng?" hup hup hup.. Hayoh loh. Akhirnya saya jawab "Eh.. mau kesitu bang" huehehe akhirnya kami terpaksa deh turun setelah kami tunjuk tempat tujuan kami. Yah, karena kami tidak mau ketahuan kalau cuma asal naik angkot. Wkwkwkwk. Gak papa deh yang penting kami senang :)
Akhirnya, kami memilih pergi ke mall untuk melanjutkan perjalanan kami. Kami muter-muter sampe setengah lima. Akhirnya kami pun mengakhiri adventure gila ini. Kami pun pulang kerumah masing-masing dengan kepuasan :)

Hehehe..
Sekali lagi yang mau saya kasih tahu bahwa malu bertanya, banyak jalan menuju Roma. Wkwkwkwk..
Dan nekat itu sesuatu :) huehhehe..

Wednesday, 7 March 2012

Galaksi Kinanthi

Udah pernah baca buku ini belum? hehe

Judulnya 'Galaksi Kinanthi'. Buku ini terbitan tahun 2009. Sebenernya saya udah lama pengen banget baca buku ini, hehe hampir setahun deh pengennya. Tapi yaa alhamdulillah sekarang udah kesampean walaupun bacanya cetakan baru. Mungkin selain suka sama buku-bukunya, karena saya juga suka sama penulisnya. Abisnya cakep, huehehehe.. Ngga ding, saya suka karena setiap novel yang bang Tasaro tulis keren-keren dan bisa mengenal dunia loh. Banyak wawasannya banget. Dan sangat sesuatu! Hehe :D Tapi saya baru baca 2 bukunya bang Tasaro GK. Nibiru yang terbitan 2010 sama Galaksi Kinanthi yang terbitan 2009 tapi baru saya baca di 2012. Hihii..
Oya, novel ini pernah dapet penghargaan waktu tahun 2009. Wajar, karena menurut saya ceritanya bagus.

Novel ini bercerita tentang seorang gadis yang lahir di desa Gunung Kidul. Kinanthi mengawali hidupnya sebagai anak keluarga miskin yang sedikit kacau. Ayahnya seorang penjudi dan ibunya seringkali disebut baulawean (Suami yang menikahinya meninggal semua) dan ayah Kinanthi adalah suami keempat. Hari-hari penuh ejekan pun dilalui Kinanthi selama masa kecilnya, dikucilkan dan disingkirkan oleh teman-temannya. Namun, ia memiliki seorang sahabat yang bernama Ajuj, anak dari rois (pemuka agama) di desa tersebut. Persahabatan keduanya pun tak pernah mendapat restu dari orang tua Ajuj karena menganggap bahwa Kinanthi tidak pantas untuk dijadikan teman. Semakin dilarang, semakin kuat saja persahabatan mereka. Ajuj kecillah yang menunjukkan Kinanthi tentang keberadaan Galaksi Cinta, galaksi yang terletak dibawah rasi Gubuk penceng.
Nah terus gak lama kemudian Kinanthi dijual sama orangtuanya seharga 50 kg beras (wehh.. sedih yah). Dan kehidupan yang keras pun dijalani Kinanthi setelah ia dijual orangtuanya. Mulai jadi pembantu di Bandung, kemudian jadi TKW ke riyadh, ditipu orang lalu dibawa ke Kuwaith, sampe dibawa ke Miami. Semua Kinanthi jalani dengan siksaan majikan-majikannya. Hingga akhirnya Kinanthi bisa melepaskan diri dari kekejaman nasib yang membelenggunya. Dengan kebijakan Amerika yang berbeda dengan Arab, Kinanthi lalu difasilitasi pendidikan hingga menjadi seorang profesor dan penulis buku yang namanya sangat berpengaruh di New York.

Bukan cuma itu, ada kisah cinta Kinanthi dengan Ajuj juga :D di tengah semua kesuksesannya, Kinanthi tak pernah melupakan semua yang ia alami dan tak pernah melupakan Sahabat kecilnya, Ajuj. Kinanthi yang biasanya menulis buku-buku Ilmiah akhirnya menulis novel yang terinspirasi dari perjalanan hidupnya.
Pokoknya Ajuj dan Kinanthi itu seperti sosok Romeo dan Juliet yang hidup kembali dalam spirit yang lebih agung :)

Saya paling suka salah satu kutipan dari novel ini..
" Kinanthi, bagiku Galaksi Cinta tidak akan pernah tiada. Ketika malam tak terlalu purnama lalu kau saksikan bintang-bintang membentuk rasi menurut keinginan-Nya, cari aku di Galaksi Cinta. Aku tetap akan ada disana. Tersenyumlah.. Allah mencintaimu lebih dari yang kamu perlu."
hueheheh so sweeeeeet :)

Hehehe yang penasaran mendingan baca deh :P
This entry was posted in