Monday, 11 June 2012

Dua Delapan

Dua delapan itu 16 Juli 2010. Bukan bukan, itu dua tujuh. Dua delapan itu Januari 2011.
Iya, bulan Januari. Dimana rasa yang baru mulai terjadi.
Dua delapan itu sudah jadi bulatan penuh. Itu kemarin. Sekarang mungkin segitiga atau bahkan lapisan trapesium atauu belah ketupat seperti lebaran -_- tapi bisa juga hari ini dua delapan adalah abstak.

Dua delapan itu banyak kisah. Berawal dari dua tujuh yang indah. Namun anggap saja semua itu dua delapan. Dua delapan itu bukan sekedar konstelasi. Tapi rasi yang terus ada di sepanjang malam. Bukan hanya untuk malam yang indah. Bukan hanya sekedar itu. Tapi lebih dari yang ada.

Dua delapan itu memang bukan biru. Mungkin lebih ke abu-abu atau coklat atau bahkan biru seperti batik yang menari atau kita si hijau tua.

Dua delapan itu cinta. Tidak hanya menari pada dendang luka. Tapi bisa berdiri tegak diatas awan. Bukan untuk mencari dragon ball tentunya. Ini lebih kedalam pencarian kisah lain. Yang berbeda.

Dua delapan itu hujan. Sama seperti utopia jelasnya. Ya, dua delapan itu waktu.
Semua yang tanpa batas. Seperti cerita yang belum menemukan titik akhir. Karena masih banyak pemikiran yang belum tertuang.

Dua delapan itu indah.
Dua delapan itu kamu. Dua delapan itu kita, kalian. Dua delapan itu abu-abu.

0 Comment:

Post a Comment

Selamat membaca. Semoga berkenan meninggalkan komentar. ^-^