Friday, 1 June 2012

Sesat itu bahagia

Syelalu Gajeee..

Sesat ini dalam arti yang dimaksutkan bukan halnya kesesatan pada sebuah agama. Jelas, itu hal yang terlalu sakral untuk dimuatkan pada tulisan konyol ini. Saya bukan seorang yang banyak tahu tentang agama, lagi-lagi saya hanya seorang pelajar tentunya hehehe.
Dalam dunia kesesatan yang mungkin banyak dilakukan oleh manusia-manusia yang ada di planet ini, mulai dari pesesat jalanan, pesesat kelas bawah, kelas atas, bahkan yang gak naik kelas juga ada, pesesat nasional hingga internasional mungkin pernah melakukan eksperimen dalam dunia kesesatan. Kesesatan yah bukan kesemsemSetan hihihi XD
tunggu tunggu.. Kesesatan itu ada dua, sama seperti sombong (ada dua) hehe. Yang pertama sesat yang bahagia dan yang kedua sesat yang merana. Apa itu sesat bahagia? Sesat bahagia ya sesat yang bikin bahagia toh. Tentunya berkebalikan dari si sesat merana.

Terkadang suatu hal yang kita lakukan berupa kesesatan sangatlah wajar. Dan terkadang sesat itu yang bikin kita merasa ada pada dunia tanpa jajah, ada pada akhirat tanpa neraka. Jangan mikir aneh-aneh yah, ini hanya sebuah kesesatan dalam kacamata seorang pelajar wkwk. Oke lebih jelasnya, mengapa saya sebut sesat itu bahagia. Karena apa, sesat dalam hal remaja adalah kenakalan-kenakalan remaja atau pelajar tapi ingat perlu digaris bawahi masih dalam garis batas wajar. Bukan tentang sesat yang dilakukan si Gayus itu. Itu tentunya termasuk kedalam sesat merana toh.
Jadi sesat yang bikin bahagia tuh apa? Kasih tau ngga yaaaah... Hehehe. Boleh, tapi untuk anda si pembaca yang sudah berumur atau sudah tua atau sudah om-om tante-tante dan tetangganya, sebaiknya jika anda memakai kacamata harap ganti sebentar dengan kacamata remaja awkwkwk. Atau bisa juga rilekskan otak anda dan bawa alam bawah sadar anda pada imajinasi saat anda masih berumuran seorang pelajar :P

1. Dalam setiap sekolah tentunya selalu ada yang namanya 'Rule' (peraturan) atau biasa disebut Tata Tertib Sekolah yang mungkin tidak pernah ditengok sedikitpun oleh siswa. Hehe.. salah satunya itu Dilarang membawa HP. Saya berikan contoh nyata sesat disini. Dilarang membawa HP ke sekolah artinya tidak boleh membawa apalagi menggunakan HP di sekola kan? Tapi bagi seorang pelajar dilarang bawa HP sama dengan diperbolehkan membawa hp asalkan tidak ketahuan. Tapi bagi seorang pembuat tata tertib dilarang membawa hp sama dengan dianjurkan untuk bermain dengan Kita. (baca: Razia) hehehehe :P
Contoh nyatanya: Tahukah dimana tempat yang bisa dianggap nyaman untuk sebuah persembunyian sang handphone? Ga perlu panik. Biasa aja, rileks. (mikir kalo bisa terjun aja kali yee akakakak).
Jika dalam kelas ada sebuah tempat rahasia atau saya dan teman-teman menyebutnya basecamp. Nah, liat di atas atap, disana ada satu kotak atap yang bolong (kalo yang ada). Nah naik deh sebisa mungkin kesana, masukin hpmu disana. Hehehe.. silahkan dicoba. Karena ini sudah pernah berhasil dilakukan. Dan akhirnya kami bahagia karena gak satupun yang keambil, hehehe. Tapi ingat, disitu harus hati-hati jan ampe disuruh sumpah serapah awkwkwk. Juga harus sedia payung sebelum ujan, ngeles kalo ditanya. Pasang muka kalem walaupun jantung kaya lagi marathon XD
Hasilnya kita sekelas bahagia :'D

2. Masih dalam lingkungan sekolah tempat hidup kedua kita. Yang ini lebih kedalam penggarapan bakat dan minat alias kegiatan ekstrakulikuler di sekolah. Di setiap sekolah pasti ada yang namanya ekskul wajib, dimana kita wajib mengikuti salah satu dari pilihan tersebut.
Contoh nyata sesat dalam hal ini : pernah suatu ketika wiiih muehehe.. kami sekelas merasa sangat jenuh terhadap ekskul wajib, tapi herannya ekskul wajib adalah ekskul kejar-kejaran. Dimana kakak senior ngejar adek senior, maupun sebaliknya (aih). Nah disini, teman-teman cowo sekelas sudah bertekad dengan semangat 500 untuk mabal. Akhirnya masuk kedalam basecamp dan kalian tahu apa yang mereka lakukan? Manjat ke atas atap dan naik kesana menelusuri tempat sekitarnya dan seketika menghilang. Masih ingatkan tentang atap yang bolong? Nah darisitu mereka masuk hehe. Dan mereka sudah sampai di tempat yang berbeda. Hebat... Bahagiaa.. karena mabal ekskul :D
tapi seharusnya saat itu jangan langsung berbahagia, karena apa? Ingat, jika samping kelasmu adalah masjid, jan ulangi perbuatan itu lagi. Karena dari tempat sepatu-sepatu bisa keliatan dari jendela kelasmu, wkwkwk. apalagi kalo yang ngeliat itu kakak seniormu.. lebih baik jangan. Tapi.. itu yang bikin kami bahagia, ketawa-ketawa dan ga bisa dilupain. Hhaha

3. Mungkin yang ini tentang hipnotis. Masih tentang hidup kami di kelas sepuluh :D
pernah teman saya mencoba menghipnotis teman saya yang lainnya. Bukan tentang hipnotisnya yang sesat. Tapi properti samping orang yang dihipnotisnya yang sesat.
Karena apa, disamping teman sya yang sedang dihipnotis adalah meja. Dan saat dia terkena hipnotis, ga ada temen satu pun yang jadi penyandar. Gila kan? Malah kami terus ketawa-ketawa tanpa hentinya. Oya, teman saya dihipnotis dalam keadaan berdiri. Setelah badannya benar-benar lemas, dia pun akhirnya terjatuh ke lantai dan kalian tau apa? Terdengar suara benturan yang sangat keras. Ternyata kepalanya sempat membentur meja di sebelahnya dan mata temen saya itu pun agak merah. Setelah itu dia pun akhirnya tersadar. Tapi kami masi saja belum berhenti ngakak bahagia. Hahaha itu sisi sesatnya, ngejailin orang ampe gitu... Hihihi


Jadi, kita juga terkadang harus cerdas dalam memilih sebuah kesesatan. Kesesatan yang positif. Sesat yang bisa membentuk kita terhadap kebaikan. Sesat yang baik, bukan sesat yang menyesatkan. Hihihi :D

0 Comment:

Post a Comment

Selamat membaca. Semoga berkenan meninggalkan komentar. ^-^