Follow Me
Sebuah lagu yang kami buat.
Lirik : Happy & Ifa
Aransemen : Wildan Reza
Penyanyi : Ifa, Happy, Isti, Febris, Mutiara, Wildan, Madi, Gusti.

"Pemimpi Hujan"

Ini lirik pembukaku
Kubawa dengan sepatah sayap dara
Adalah syair tersayangku
Kuukir di pantai sang juara
Ini celoteh tersayangku
Kurekam tuk kau dengar nada-nada

Reff * :
Dengarlah asma, kata demi kata
Aku berujar menumpah hujan
Biar kau dengar, biar kau berujar
Aku dan dia pemilik asa yang sama


Ini lirik pengukirku
Kutata dengan selaksa peristiwa
Adalah syair pelitaku
Kuukir di laut sang pengeja
Ini celoteh tersayangku
Kuberi tuk kau raih hari-hari

Reff ** :
Langit dermaga, langit bandara
Aku melukis, melukis cita
Biar mimpi tak diam, biar mimpi ku gapai
Aku dan dia pemimpi hujan


Ini lirik penutupku
Kuhantar dengan segala rasa


Dengarlah asma,  kata demi kata
Aku berujar menumpah hujan
Biar kau dengar, biar kau berujar
Aku dan dia pemilik asa yang sama

Langit dermaga, langit bandara
Aku melukis, melukis cita
Biar mimpi tak diam, biar mimpi ku gapai
Aku dan dia Pemimpi Hujan..
Aku dan dia Pemimpi Hujan

Pemimpi Hujan, 18 Januari 2013

Part of January, 2013. Para Pemimpi Hujan ^^
Minggu, bahasaku dapat memahami ketika aku berjalan, kemana aku melangkah, dimana aku melabuhkan rinaiku. Meski tak berarti waktu itu apa, kadang habis saja untuk mencapai dermaga. Lelah ya lelah. Bahagia ya bahagia. Semua urusan keharusan. Kau pasti tau apa maksudnya..

Senin, ada yang tampak hitam. Manakala aku mulai melihat apa yang berdiri di hadapan, bukan menaruh tundukan yang tidak semestinya. Toh kau juga akan mengerti bagaimana rasanya warna.

Selasa, itu adalah siang kala pejuang menaruh harapan. Mereka bergumam, mereka tidak diam. Mungkin ada yang bernyanyi sekali waktu. Berlari, berbalik, melepas energi. Raga semangat jiwa.

Rabu, beradu keluasan. Mengindah keluwesan. Berbagi keceriaan. Berlari dengan keringat tawa. Mata tak lagi harus menahan kondisi ruangan, kaki tak lagi harus memimpikan permainan, dan tangan menggenggam kenyataan. Apapun itu, aku datang, aku sambut, aku bermain, aku belajar. Dan mereka adalah pembahagia.

Kamis, Beralih sedikit kata. Setidaknya sedikit berkurang apa itu kebosanan. Pagi yang beralih kesana sini, tak bisakah lihat mereka para pelakon kehidupan? Tatap dan rasakan. Siapa itu mereka.

Jumat, kataku penawar harga yang mati. Tidak selamanya satu tindakan, tidak selalunya memakan awan. Entah soal kepantasan, apakah aku dapat membalikkan keadaan kembali? Itu masalah pengkondisian.

Sabtu, rasaku lebih luas memandang hujan. Berharap menoleh bahkan tiga detik bukan suatu yang tidak, kadang. Bermimpi bertemu bintang, memeluk bintang, dan menunjukkan pias manja yang sama. Walau aku seperti melihat bukan bintangku. Aku masih bisa pertimbangkan itu. Aku tak pernah habis rindu.


Hariku, tak kan bisa terhenti. Kadang habis saja sendiri. Entah melakukan apa, asal tidak mengulas wajah kemarin seperti para pengumpat kejenuhan. Haha tidak ada yang tahu apakah hari dibuat menyesal atau benar benar tenang, mungkinkah adanya biasa. Seperti itulah penutupku ketika aku mengetikkan tinta hitam di depan layar kendali coretan.

Serang, 21 Januari 2013. 21:40.
Merasakan hari-hari di XII IPA 2 :)
Aku sudah tidak perlu lagi mengejap mata untuk sekedar berkhayal tentang satu cerita lama. Buat apa, toh bumi memang akan terus berputar. Aku saja yang mungkin terlalu naif dan hanya ingin menafikkan sebuah kenyataan.

Aku tidak pernah mau berlari, itu terlalu melelahkan. Bahkan aku juga tidak pernah mengeluh dengan sebenarnya. Aku sudah terlampau bosan atas semua klise.

Manusia tak kan pernah tau apa yang sebenarnya ingin dia rasakan. Dan aku adalah manusia yang tidak pernah mau belajar. Manusia yang tidak pernah mau untuk menerima.
Apakah aku kalah dengan egoku atau memang kadar pengertianku yang terlalu tipis? Mungkin. Ha ha, apa aku begitu?

Apa salah karena aku terlalu berharap pada sesuatu yang tidak kekal?
Apa aku buruk jika aku begitu?
Aku hina ya, Tuhan?
Merindukan yang tidak kekal dan mengharap yang tidak pasti.
Aku terlalu mengais mimpiku. Menilai manusia terlalu tinggi.
Padahal Engkau adalah pengais kasih tertinggi.
Jangan diamkan aku ya, Tuhan.. Aku mohon
Aku hanya perlu belajar banyak tentangMu dan tentang makhlukMu..
Dan berharap pada satu keyakinan yang tidak akan pernah terbang dan terus menjalar pada hidup dan penghidupan ini


Hanya sebuah coretan tentang kita, manusia yang kadang beralih..

Happy Muslimah
Awal Januari 2013