Thursday, 24 January 2013

Pemimpi Hujan

Sebuah lagu yang kami buat.
Lirik : Happy & Ifa
Aransemen : Wildan Reza
Penyanyi : Ifa, Happy, Isti, Febris, Mutiara, Wildan, Madi, Gusti.

"Pemimpi Hujan"

Ini lirik pembukaku
Kubawa dengan sepatah sayap dara
Adalah syair tersayangku
Kuukir di pantai sang juara
Ini celoteh tersayangku
Kurekam tuk kau dengar nada-nada

Reff * :
Dengarlah asma, kata demi kata
Aku berujar menumpah hujan
Biar kau dengar, biar kau berujar
Aku dan dia pemilik asa yang sama


Ini lirik pengukirku
Kutata dengan selaksa peristiwa
Adalah syair pelitaku
Kuukir di laut sang pengeja
Ini celoteh tersayangku
Kuberi tuk kau raih hari-hari

Reff ** :
Langit dermaga, langit bandara
Aku melukis, melukis cita
Biar mimpi tak diam, biar mimpi ku gapai
Aku dan dia pemimpi hujan


Ini lirik penutupku
Kuhantar dengan segala rasa


Dengarlah asma,  kata demi kata
Aku berujar menumpah hujan
Biar kau dengar, biar kau berujar
Aku dan dia pemilik asa yang sama

Langit dermaga, langit bandara
Aku melukis, melukis cita
Biar mimpi tak diam, biar mimpi ku gapai
Aku dan dia Pemimpi Hujan..
Aku dan dia Pemimpi Hujan

Pemimpi Hujan, 18 Januari 2013

Part of January, 2013. Para Pemimpi Hujan ^^
This entry was posted in

Monday, 21 January 2013

Hari

Minggu, bahasaku dapat memahami ketika aku berjalan, kemana aku melangkah, dimana aku melabuhkan rinaiku. Meski tak berarti waktu itu apa, kadang habis saja untuk mencapai dermaga. Lelah ya lelah. Bahagia ya bahagia. Semua urusan keharusan. Kau pasti tau apa maksudnya..

Senin, ada yang tampak hitam. Manakala aku mulai melihat apa yang berdiri di hadapan, bukan menaruh tundukan yang tidak semestinya. Toh kau juga akan mengerti bagaimana rasanya warna.

Selasa, itu adalah siang kala pejuang menaruh harapan. Mereka bergumam, mereka tidak diam. Mungkin ada yang bernyanyi sekali waktu. Berlari, berbalik, melepas energi. Raga semangat jiwa.

Rabu, beradu keluasan. Mengindah keluwesan. Berbagi keceriaan. Berlari dengan keringat tawa. Mata tak lagi harus menahan kondisi ruangan, kaki tak lagi harus memimpikan permainan, dan tangan menggenggam kenyataan. Apapun itu, aku datang, aku sambut, aku bermain, aku belajar. Dan mereka adalah pembahagia.

Kamis, Beralih sedikit kata. Setidaknya sedikit berkurang apa itu kebosanan. Pagi yang beralih kesana sini, tak bisakah lihat mereka para pelakon kehidupan? Tatap dan rasakan. Siapa itu mereka.

Jumat, kataku penawar harga yang mati. Tidak selamanya satu tindakan, tidak selalunya memakan awan. Entah soal kepantasan, apakah aku dapat membalikkan keadaan kembali? Itu masalah pengkondisian.

Sabtu, rasaku lebih luas memandang hujan. Berharap menoleh bahkan tiga detik bukan suatu yang tidak, kadang. Bermimpi bertemu bintang, memeluk bintang, dan menunjukkan pias manja yang sama. Walau aku seperti melihat bukan bintangku. Aku masih bisa pertimbangkan itu. Aku tak pernah habis rindu.


Hariku, tak kan bisa terhenti. Kadang habis saja sendiri. Entah melakukan apa, asal tidak mengulas wajah kemarin seperti para pengumpat kejenuhan. Haha tidak ada yang tahu apakah hari dibuat menyesal atau benar benar tenang, mungkinkah adanya biasa. Seperti itulah penutupku ketika aku mengetikkan tinta hitam di depan layar kendali coretan.

Serang, 21 Januari 2013. 21:40.
Merasakan hari-hari di XII IPA 2 :)

Saturday, 5 January 2013

TARIF Edisi Nostalgia

Dua hari kemarin, aku bertemu kembali dengan anak-anak dari kisah lama. Aha terlalu lebay ya sepertinya menyebut mereka dengan kisah lama. Tapi memang benar, kisah itu sudah lama. Tiga tahun sudah berlalu dan kami sudah akan berevolusi menjadi setengah manusia :D

Oh iya, kenalkan. Mereka adalah bagian dari sekelumit manusia yang berkumpul pada satu nama. TARIF. Mungkin kami tidak akan lupa, meskipun kami semua sudah memiliki nama-nama selanjutnya dan berbeda.

Dan dua hari kemarin itu mereka bertandang ke rumahku dan membawa sedikit cerita.

Denny Martin :
Sekarang sekolah di SMAN 5 Kota Serang. Dia sama sepertiku, masuk ke dalam jurusan IPA. Aktif dalam paskibra. Waktu aku tanya mau melanjutkan kemana setelah lulus SMA, Denny menjawab dengan gagahnya "Mau ke Akpol, hep" tapi langsung dipotong Ocit "Itu.. Mau jadi polisi tidur". Hahaha.
"Tapi kalo ga dapet, mau ngambil Komputer aja tapi belum tau di univ mana", Denny nyambung setelah ketawa gara-gara ocit.

Abdul Rasyid :
Sama seperti Denny, dia sekolah di SMAN 5 Kota Serang dan masuk jurusan IPA. Hanya saja kelasnya berbeda. Bedanya, kalo Denny aktif di paskibra, Ocit ini aktif jualan kartu 3AON hahaha. Walaupun kemarin bilang "Sekarang 3nya udah mahal hep, jadi udah ga jual. Udah ga dapet 15k lagi".
Aku inget beberapa bulan yang lalu ini anak emang rajin promosi kartu perdana 3. Katanya lumayan buat nambah uang jajan. Tunggu aja nanti mau promosi apa lagi wkwk.
Kalo Ocit, katanya mau kuliah di Jogja.

Sandhika Bakti G :
Aku lupa G nya apa xD
Jadi dia sekarang sekolah di SMA PGRI berapa gitu, aku lupa mulu padahal udah sering nanya. Cowok keriting yang dulu selalu jadi korban jailnya anak-anak, sekarang masih tetep sama. Selalu kena bully haha.
Katanya di sekolah dia menjabat sebagai Ketua OSIS dan Ketua Paskibra.
Aku iseng "Kok ada yang milih sih dik?". Anak-anak lain pada ketawa.
Ocit nyeletuk lagi "Nyogok berapa tuh dik?". Denny juga nyela "Tau ga misi Dika apa kalo kepilih jadi Ketua OSIS? Akan kuubah sekolah menjadi lebih baik dan semua cowok harus berambut keriting" hahaha.
Anak-anak yang lain masih ngejekin Dika "Tapi sekarang udah diturunin semua jabatannya hep. Dulu waktu jadi Ketua OSIS disanjung, dikejar-kejar cewek. Sekarang jabatannya udah diturunin malah digebukin cowok-cowok". Aku ga tahan tuh, ngakak puas xD
"Gue mau ambil politeknik", kata Dika setelah aku tanya pertanyaan yang sama seperti yang lainnya. Dan lagi-lagi, anak-anak belum berhenti ngejekin Dika "Ya ampun Dik, kenapa ga ambil kebidanan aja. Pasti keren". Abis itu Dika jawab, "Yee.. Emangnya gue mau masuk Bina Husada apa".  Akhirnya ketawa lagi.

Derry Mohammad Andrian :
Kalo ini dipanggil Derry. Sekarang sekolah di SMAN 3 Kota Serang. Sama juga anak IPA. Dia ga cerita lagi sibuk apa. Tapi yang jelas waktu aku nanya mau kuliah dimana, Derry jawab "Gue mau ke ITS ambil Komputer atau Telekomunikasi. Tadinya sih pengen ke UGM juga tapi jurusannya gak ada yang cocok". Aku nanya lagi "Gak mau ikutan Denny masuk Akpol?", bercanda. Eh dia malah jawab "Tadinya sih disuruh masuk Akpol tapi kayanya ga bakal lulus di mata ama gigi". Ga nyangka, hehe.

Ikbal Firmansyah :
Ikbal satu sekolah sama Derry di SMAN 3 Kota Serang. Cuma bedanya Ikbal masuk jurusan IPS. Nah ini salah satu bahan ejekan, karena Ikbal satu-satunya anak IPS disitu. "Dih bal kita semua disini anak IPA, lo anak IPS sendirian. Hahaha".
"Eh anak IPA tuh apa, kurang kerjaan. Mangga jatoh diitung. Orang-orang mah mangga jatoh tuh diambil bukan diitung. Orang gila. Mending gue", Ikbal ngebela diri.
"Eh emangnya lo ga gila juga. Masih mending kita, abis ngitung mangga bisa dimakan. Daripada lo lebih kurang kerjaan, ada bencana gunung meletus malah nyari tau kenapa tuh gunung meletus. Orang-orang mah pada lari. Atuh lo disitu malah mati lah".
Hahaha Ikbal tutup muka. "Udah bal, telpon si Ian suruh kesini biar ada yang bantuin. Disini anak IPA semua noh, lu doang IPS. 1:5 udah pasti kalah".
"Udah lah gue mau pergi aja. Gak ada Ian, gak ada yang bantuin" disusul tawa anak-anak.
Kata Ikbal, dia mau ambil FISIP.


Selain itu kita berenam nostalgia masa lalu. Pokoknya nginget2 kejadian yang lucu sewaktu masih SMP. Yang Ocit pulang sekolah nyegat Maya lah sambil ngasih coklat.Sayang gak di videoin. Wina yang pacaran ama Andy cuma seminggu. (Ada yang bilang cuma dua hari). Waktu mereka nyeker dari sekolah ke rumah Ikbal. Waktu kunci motor Nawafil kejebur di got rumah Ikbal terus mecahin pot rumah Ikbal.
Waktu Rikiah yang kejebur di sawah waktu lagi ngerjain Dian yang lagi ulang tahun.
Terus Dika yang nangis karena dimarahin orang tuanya waktu Ian ulang tahun. Saat itu juga kita baru nanya kenapa Dika nangis. Kata Dika, dia dimarahin Ibunya karena kita-kita mainnya berisik. Udah gitu kita mainnya kan di makam. Kita semua meng-ohkan. Jadi gitu kronologi Dika nangis.

Itu dua hari yang lalu, walaupun cuma lima anak. Kalo aku kayanya terakhir ketemu itu tiga tahun yang lalu deh. Waktu reunian agak lebih banyak. Tapi kalo anak-anak ini mah sering kumpul. Buka puasa lah, kadang kerumah Pak Iman juga. Apalagi Ian, Ocit, Tia. Mereka punya satu grup. Mungkin bisa dibilang kayak band gitu. Namanya EXOSIX.
Aku penasaran sama cerita anak-anak lainnya. Andy yang gak ada kabarnya, yang kata Dika sekarang kontrak rumah di Kuranji. Aku kaget.
Giant yang katanya gak pernah nyaut kalo Denny manggil.

Aku juga pengen tau Karina sekarang kuliah dimana, terakhir kali ngobrol aku sempet nanya mau kuliah dimana. Karin bilangnya mau ke IPB. Tapi aku belum pernah ngobrol lagi ama Karin setelah itu, jadi aku gak tau. Mungkin Karin lagi UAS ya sekarang.
Dan anak-anak yang lain yang menghilang tanpa kabar.


Aku kalo liat poto kita di depan Istana Presiden suka bingung. "Yang ini siapa ya? Kalo yang ini juga siapa? Kok lupa sih nama-namanya"

Wednesday, 2 January 2013

Aku, Kita dan Manusia Pengharapan

Aku sudah tidak perlu lagi mengejap mata untuk sekedar berkhayal tentang satu cerita lama. Buat apa, toh bumi memang akan terus berputar. Aku saja yang mungkin terlalu naif dan hanya ingin menafikkan sebuah kenyataan.

Aku tidak pernah mau berlari, itu terlalu melelahkan. Bahkan aku juga tidak pernah mengeluh dengan sebenarnya. Aku sudah terlampau bosan atas semua klise.

Manusia tak kan pernah tau apa yang sebenarnya ingin dia rasakan. Dan aku adalah manusia yang tidak pernah mau belajar. Manusia yang tidak pernah mau untuk menerima.
Apakah aku kalah dengan egoku atau memang kadar pengertianku yang terlalu tipis? Mungkin. Ha ha, apa aku begitu?

Apa salah karena aku terlalu berharap pada sesuatu yang tidak kekal?
Apa aku buruk jika aku begitu?
Aku hina ya, Tuhan?
Merindukan yang tidak kekal dan mengharap yang tidak pasti.
Aku terlalu mengais mimpiku. Menilai manusia terlalu tinggi.
Padahal Engkau adalah pengais kasih tertinggi.
Jangan diamkan aku ya, Tuhan.. Aku mohon
Aku hanya perlu belajar banyak tentangMu dan tentang makhlukMu..
Dan berharap pada satu keyakinan yang tidak akan pernah terbang dan terus menjalar pada hidup dan penghidupan ini


Hanya sebuah coretan tentang kita, manusia yang kadang beralih..

Happy Muslimah
Awal Januari 2013