Friday, 26 April 2013

Jejak di Bangku Belakang




Di bangku ini tempat aku memulai cerita. Apa di bangku ini pula aku akan mengakhirinya?

Haruskah cerita di bangku belakang benar-benar berakhir ketika aku belum lama menyadarinya. Bising yang memekak telinga hingga hati yang kutaruh berbeda. Tentang penghuni ruang belakang.

Ketika kita tertawa bersama itu seperti sebuah kode untuk mengingatkan bahwa kesempatan kita tertawa bersama lagi sudah tak lama.

Tahukah bahwa langkah kaki ini sudah semakin samar? Aku masih mencarimu. Mencari suara-suara yang hilang.

Apakah suatu saat aku akan meninggalkan jejak disini, di bangku ini, di ruang ini suatu hari nanti?


Waktu kita sudah semakin singkat. Sesingkat kita memulai perjalanan. Rasanya baru kemarin kita masih mengumbar ceria di ruang yang sama.
Apakah dunia sudah akan berganti?


Oh bangkuku..hiks T^T


This entry was posted in

6 comments:

  1. Gue ga pernah duduk belakang hiks
    jadi bukan gue ini,. :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. ahaha kalo gitu jadi penikmat saja mba day :p

      Delete
  2. Blogwalking...

    Dulu pernah juga duduk di bangku belakang, bisa ngobrol2 sm temen kalo gurunya lagi nerangin pelajaran wkwkw...

    ReplyDelete
  3. makasih sudah mau mampirr kesini :))

    betul.. di belakang juga puas tuh tidurnya :D

    ReplyDelete
  4. Penggemar Naruto kah? Kok ada mata saringan... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. eh? ehehe ngga juga. itu memang template aslinya sudah begitu :D

      Delete

Selamat membaca. Semoga berkenan meninggalkan komentar. ^-^