Wednesday, 31 July 2013

Aku Ingin Hidup Kembali + Lagu Hilang by Emtihous

Bagaimana aku bisa menjadi tak bersyukur seperti ini.
Bagaimana aku bisa menimang luka yang tak seberapa ini. Ketika aku sudah tak berani menatap dunia. Padahal baru saja kemarin semesta mengajarkanku tentang menjalani hidup dengan baik. Kenyataannya berkata memang lebih mudah ketimbang merasa.

Aku seperti berada ditempat yang sepi, gelap, dan terlihat tak berujung. Aku harus berjalan dengan siapa? Menghadapinya dengan apa? Tak ada yang bisa kulihat disini, rasanya benar-benar gelap. Jauh sekali..

Aku tak punya siapa-siapa di sampingku. Hanya sebait harapan yang tumbuh dengan cadasnya, setia datang dan pergi. Ia pun terlalu klise di mataku. Seperti udara yang terkadang membuat sejuk, juga sakit.
Bagaimana dengan mimpi yang berada di otakku dulu? Kata orang jiwaku terlalu berfantasi dalam hidup.  Aku mencintai harapan yang selalu melekat di dadaku, tapi harapan itu tak pernah datang mencintaiku. Apa ini yang manusia bicarakan tentang bertepuk sebelah tangan?

Jika tak ada seorang pun yang sudi datang padaku, aku hanya berharap Engkau selalu ada mendengar. Segalanya tak jadi masalah bila Engkau masih mau menerimaku.

Ya Allah... Sembuhkan aku dari kerapuhan ini. Bangunkan aku dari kematian ini. Hilangkan rasaku dari kelemahan yang berbinar. Aku ingin sekali lagi bisa bernapas dan kembali hidup seperti manusia. Dan mencium bau harapan di sekelilingku.

Ya Allah..
Aku ingin hidup lagi
Ijinkan aku merasa lagi
Ijinkankan aku melihat dunia kembali....


*Serang, 31 Juli 2013. Dalam pagi 22 Ramadhan.

***

Setelah tulisan ini diposting, ada salah satu pemusik asal Serang, Banten, menjadikannya sebagai sebuah lagu dan menjadi single ke-empat di album pertama mereka. Terimakasih sudah membuatkan lagu dari tulisan ini ^^

Enjoy it :)




Title: Hilang
Artist: Emtihous
Album: Alpha, Beta, Theta
Length: 3:33
Beat: @FebrianArsy
Mixing: @Adl_Rasyid

Sekilas tentang Emtihous:
Emtihous adalah group hiphop beranggotakan dua orang yaitu Febrian Arsy dan Abdul Rasyid. dibentuk secara tidak sengaja pada tanggal 7 Juni 2013. Emtihous sendiri merupakan plesetan dari Empty House yang artinya adalah rumah kosong. Selebihnya bisa dilihat disini, beserta single-single lainnya --> Emtihous


Serang, 03 September 2013

Saturday, 6 July 2013

Postingan yang Disuka dari Arga Litha

Hallo Mbak Litha. :)

Setelah menelusuri blog mbak yang padet ini dan wow sudah banyak sekali postingan yang kece-kece di blognya. Akhirnya saya menemukan beberapa postingan yang saya suka dan menekurinya dengan khusyuk sekali. Apa boleh buat karena blognya ga bisa klik kanan jadi harus mantengin lama baru deh bisa pindah ke tulisan lainnya. :D

Tulisan pertama yang saya suka adalah Terjebak dalam Prasangka. Loh awalnya saya kira mbak Litha lagi suudzan sama orang, lalu curhat hihihihi... Tapi ternyata itu tentang antologi.
Setelah membaca sebagian cerita 'Jauh Bukan Berarti Tak Sayang' yang ditulis, kalo boleh saya pengen pinjem bukunya deh. :p biar bisa baca keseluruhan cerita hehe.
Itu cerpen atau memang curahan hati ya? Pokoknya ada yang membuat saya tertarik di tulisan mbak tersebut. Apalagi tulisan itu bercerita tentang perasaan seorang anak terhadap ayahnya. Mungkin karena saya juga merasakan hal yang sama. Rasanya ingin sekali bertukar pikiran atau menerima pilihan jurusan untuk kuliah dari mulut seorang Ayah. Sayangnya, Ayah saya sudah tidak ada. Saya juga kurang tahu, nanti kelanjutan kisah si Ayah di tulisan tersebut seperti apa ya. Heheheu makanya pengen banget baca :D dan curahan-curahan hati lainnya. Kirimin antologinya ke rumah dong mba hihihi *dipecut*


Tulisan kedua yang judulnya Liburan Aneh di Bali. Wah baru baca awalnya aja saya udah ngakak. Jadi pegang KTP yang udah expired itu bikin jantung berdebar ya, hahaha. Maklum, saya masih anak 17 tahun yang baru kemaren nyempilin KTP ke dompet. :p
Enak ya, liburannya aja ke Bali. Gimana honey moon benerannya. #eh :D
Sebenernya nyasar ataupun ngalamin hal-hal aneh saat di kota orang itu emang asik walaupun rasanya bikin keder, bingung, dan cengo. :D tapi tetep menyimpan memori tersendiri. Saya juga pernah waktu pergi ke Jakarta cuma berdua. Ada tujuan tapi gak tahu lokasi tempat yang dituju. Naikin aja mobil-mobil yang lewat, sambil nanya-nanyain supirnya. Haha tapi akhirnya sampe juga  :D
Ngomong-ngomong di Bali enak ya mbak? Aku belum pernah loh kesana. Bali itu hanya kata yang seketika lewat di telinga, lalu hilang terbawa angin.


Tulisan ketiga judulnya Amal ialah Sahabat Terbaik. Ada kalimat yang saya suka. ''Dulu saya juga tidak tahu sahabat itu bagaimana. Katanya yang selalu menemani kita. Kalau yang seperti itu ada banyak! Tidak sepenuhnya ada di 'samping' saya sih, sebab saya lebih suka 'sendiri'".
Entahlah, saya pun belum benar-benar makna dari sahabat. Karena seringnya saya adalah orang yang berada di tengah-tengah persahabatan orang lain, anggap saja 'selalu' menjadi orang ketiga. Maka dari itu apakah saya ini memiliki sahabat? Saya pun belum sepenuhnya sadar dan tahu. Lagian siapa yang mau bersahabat dengan orang abstrak seperti saya? :D

''Seiring bertambahnya usia, saya menyadari bahwa sahabat sejati saya adalah amal perbuatan saya".
"Sahabat saya memang tidak bisa dipeluk saat saya sedih dan butuh 'sandaran', tetapi ia lekas membuat saya bahagia dengan sekedar mengingatnya".
Amal. Saya setuju dengan mbak Litha yang menyebutkan amal sebagai sahabat. Entah untuk apapun itu, amal akan selalu tertera di dalam diri manusia. Ketika manusia hanya sebagai peralihan duka di dunia, tetapi amal tidak berarti dalam jangka sependek itu. Amal yang membawa kita kepada kehidupan selanjutnya. Akan baik atau buruk. Layaknya kehidupan selanjutnya kita bergantung pada amal yang kita bawa.

'Bila waktu tlah memanggil, teman sejati hanyalah amal
Bila waktu tlah terhenti, teman sejati tinggallah sepi....' (Opick)


"Diikutsertakan dalam event Giveaway Novel di argalitha.blogspot.com"

*545 kata*
This entry was posted in