Saturday, 3 May 2014

Dare To Dream

Sumber gambar: http://www.wallsave.com/wallpapers/1024x768/dream-world/251257/dream-world-251257.jpg


"Semua orang adalah pemimpi. Mereka melihat segalanya bagaikan kabut lembayung pada musim semi, atau sebagai api yang membakar pada malam musim dingin. Beberapa dari kita membiarkan suatu impian mati, namun yang lain memupuk dan melindunginya, merawatnya dalam hari-hari buruk hingga membawanya ke sinar matahari dan juga cahaya yang selalu menghampiri mereka yang selalu berharap impiannya akan jadi nyata." ─ Woodrow Wilson

Saat saya terdiam, saya melamun, dan dalam lamunan itu seringkali saya berpikir tentang mimpi-mimpi dan menghayalkannya. Saya adalah seorang pemimpi, maka wajar jika saya punya banyak mimpi. Tapi dari banyaknya mimpi tersebut, ada dua mimpi yang ingin saya tulis di sini.

Pertama, adalah mimpi saya untuk menjadi seorang penulis terkenal.
Kenapa saya ingin menjadi penulis? Sebab saya suka menulis, sebab saya suka membaca. Sebenarnya sederhana saja.

Seorang sahabat pernah bertanya kepada saya, "Pernah ga sih kamu bener-bener fokus sama satu hal? Tentang apa?."
Saya diam lama sekali. Saya bertanya kepada diri saya apakah saya pernah mengerjakan sesuatu yang membuat saya fokus. Saya berpikir dan akhirnya menemukan jawabannya. "Ternyata aku pernah fokus sama satu hal. Nulis..."

Ya, alasan lainnya mengapa saya ingin menjadi penulis bahwa ternyata menulis adalah pekerjaan yang membuat saya bisa betah seharian di dalam kamar selain baca novel dan nonton. Kenapa saya bisa mengatakan saya fokus? Sebab, setelah saya pikir, menulis adalah pekerjaan paling konsisten yang pernah saya lakukan sampai saat ini. Dari kecil saya mulai belajar menulis, meski hanya sebatas menulis karangan-karangan anak SD. Tetapi saya suka. Lalu saya belajar membuat puisi saat SMP dan mulai menekuninya saat SMA. Hingga saat ini, lebih dari puisi, saya bisa lebih banyak belajar membuat cerpen, dan prosa-prosa lainnya. Sesuatu yang tadinya saya pikir saya tidak mampu membuatnya. Apapun pekerjaan yang nanti saya lakukan, saya akan tetap menulis. Insya Allah.
"Berusahalah untuk mencapai sesuatu yang luar biasa dalam hidup kalian setiap tiga sampai lima tahun. Konsistenlah selama itu, maka insya Allah akan ada terobosan prestasi yang tercapai", kata Kiai Rais dalam novel Rantau 1 Muara. Saya percaya.

Ada hal yang lebih menguatkan lagi mengapa saya ingin menjadi penulis, yaitu karena saya ingin dikenang dalam keabadian. Meskipun nanti saya telah tiada, saya akan tetap abadi dalam karya-karya yang saya tulis. Imam Al-Ghazali juga berkata, "jika kau bukan anak raja dan juga bukan anak ulama besar, maka menulislah."

Dan kenapa saya ingin terkenal? Karena dalam mimpi menjadi seorang penulis, ada mimpi terselubung lain yang saya miliki. Kalian tahu apa itu? Saya ingin sekali suatu hari nanti saya bisa diundang menjadi pembicara dalam bedah buku ataupun seminar, dan didampingi dengan dua penulis terkenal yang saya kagumi yaitu Dee 'Dewi Lestari' dan Tasaro GK. Saya akan sangat bahagia jika mimpi tersebut bisa menjadi nyata. Mungkin saking bahagianya saya bisa sampai menangis di tempat. Hehehe terharu tau. :)
Nah, untuk itu saya harus memiliki karya-karya yang nantinya bisa melejit. Jika saya hanya menjadi penulis biasa, tentu saja Mbak Dee dan Mas Tasaro GK tidak akan mungkin mengenal saya. Lagipula saya juga bukan selebriti. Bukankah begitu?

Jadi, untuk mewujudkan mimpi saya tersebut, saya ingin menulis buku dan menerbitkannya. Dengan target terbit pada tanggal 24 Desember 2014. Semoga mimpi saya tercapai. Aamiin. (Tolong diaminkan ya, hehehe) :)

Wah, satu mimpi saja sepertinya sudah sangat panjang ya, hehehe. Tapi boleh kan saya melanjutkan menuliskan yang kedua? Semoga tidak bosan membacanya :)

Kedua, saya ingin sekali pergi ke Australia.
Saya berkeinginan pergi ke Australia itu sejak SMP. Sebenarnya tidak ada alasan yang kuat sih kenapa saya ingin pergi ke sana. Hanya saja waktu itu nama "Australia" terdengar menarik di telinga saya. Sewaktu main monopoli juga Australia itu negara yang sering saya incar, abis mahal sih, hahaha. Maklum lah, namanya juga masih kecil. Setelah saya mulai besar, saya tahu ternyata Australia itu bukan cuma Australia, tetapi di dalamnya ada Sydney, Melbourne, Perth, dan tempat-tempat lainnya yang memang indah. Ada Tasmania juga di sana, itu mengingatkan saya sama kartun Tazmania Devil hihihi.
Tadinya sih saya berkeinginan untuk kuliah di sana. Tapi setelah dipikir-pikir lagi, saya takut ga bisa hidup sendirian di negeri orang. Jadi, alternatif lainnya saya ingin pergi ke sana setelah menikah nanti. Pergi berdua ke Australia sama pasangan, bukankah romantis jadinya? HUAHAHAHA. Memangnya cuma pasangan kak Dude-Alyssa saja yang bisa pergi ke Turki, foto-foto, dan jalan-jalan berdua, terus bikin orang yang liat di infotainment iri? Hahaha. Atau yang lebih romantis lagi kayak pasangan Alif dan Dinara di dalam novel Rantau 1 Muara. Apalagi, Ahmad Fuadi menulis seperti ini di novelnya, "A couple who travel together, grow together." Kan jadinya tambah romantis hahahaha. Yaudah lah ya, namanya juga mimpi. Yang penting ndak membuat rugi orang toh? *ngikik*

Oh iya, sampai lupa... Target pergi ke Australia saya ingin pada tanggal 24 November 2019, saya sudah bisa pergi ke sana.

Teruuuuuuus
Jika mimpi saya tersebut tidak tercapai, pastinya saya akan sangat sedih. Mengingat keduanya adalah mimpi-mimpi terbesar saya. Hiks...

Tapi saya percaya, sesulit apapun mimpi yang hendak kita capai, sekeras apapun dinding yang menghalanginya, suatu hari nanti kita akan mampu melewatinya. Tentu dengan usaha yang keras dan doa yang kuat. Sebab, mimpi bukan hanya milik mereka yang berbakat, tetapi milik semua orang yang berani untuk bermimpi. Dan kita akan tersenyum bersama-sama suatu hari nanti, ketika mimpi-mimpi kita menjadi nyata.

"Tidak meremehkan impian setinggi apapun, karena Tuhan Maha Mendengar. Cita-cita yang baru berupa bisikan di dalam hati terdalam, telah terdengar oleh-Nya dan bisa menjadi nyata." ─ Ahmad Fuadi

I declare, I will accomplish my dream. Mudah-mudahan semua mimpi saya bisa menjadi nyata. Aamiin. (:

~~

Yuk, berbagi mimpi di Giveaway Dream To Dream. Yuk, sama-sama mengamini mimpi-mimpi baik yang ada di sana (:

6 comments:

Selamat membaca. Semoga berkenan meninggalkan komentar. ^-^