Saturday, 31 January 2015

Ada yang Ingin Kusampaikan Padamu


Ada yang ingin kutanyakan pada daun gugur yang terbang.

Mengapa ia memilih jatuh? Mengapa tak diam saja di tempatnya, bukankah daun-daun lain sudah begitu baik menemaninya? Apa mungkin ia bosan menjuntai di atas pepohonan dan ingin sesekali menikmati angin membawanya bersama debu dan tanah? Tidak. Maksudku bukan sesekali, sebab itu tak akan mungkin. Daun yang telah gugur dan jatuh tidak akan pernah bisa ke tempatnya lagi. Tidak akan. Meski ia meminta kepada Tuhan untuk dikembalikan.

Lalu, apa tujuan Tuhan menggugurkannya? Mungkinkah karena waktu? Ah, lagi-lagi waktu. Ternyata ia begitu berisik, sampai-sampai daunpun ia maki untuk berhenti hidup. Menyebalkan. Seperti kamu yang masih diam.


Ada yang ingin kutanyakan pada laut luas yang diciptakan Tuhan.

Bagaimana cara agar hatiku bisa seluas laut itu? Selapang ia menciptakan keindahan pada mata manusia yang memandang. Ombak-ombak yang kagum kepadanya membuat ia seringkali ikut menemani. Menari hingga lelah dan tak tahu lagi harus melakukan apa.
Bagaimana caranya agar aku bisa seperti itu? Melapangkan hati tanpa harus berpikir lagi untuk memendam benci. Tanpa harus sedih melihat kebahagiaan yang diciptakan Tuhan untuk orang lain. Bukankah Tuhan juga pasti akan mengirimkan kebahagiaan untukku? Ya, aku tahu. Hanya saja aku sering berpura-pura tidak tahu.

Bagaimana aku bisa meluaskan hatiku? Menggenggam kekuatan di tiap-tiap kelemahan. Semisal aku yang suatu saat nanti harus merelakanmu pergi, jika ternyata tidak ada takdir di antara kita berdua. Jika ternyata kita dihadapkan pada pilihan lain selain diri kita. Kamu bukan yang terbaik untukku. Dan aku juga bukan yang terbaik untuk menemanimu.
Bagaimana cara aku bisa menata hatiku kembali, jika suatu saat itu benar-benar terjadi?

Bagaimana laut mengusir karam dari dirinya?


Ada lagi yang ingin kutanyakan. Tapi pertanyaan ini kutujukan khusus untukmu.

Menurutmu, rindu itu seperti apa? Seperti pelangi di antara hujan dan panas? Atau seperti rerumputan yang bergoyang lembut? Lalu, seperti apa diriku di dalam doamu? Pernahkah kamu  mendoakanku barang sekali?

Pernahkah dalam beberapa malam, kamu menghabiskan waktu sendirian. Menikmati angin yang menyelimutimu dengan kedinginan. Menghempas perasaanmu yang dalam. Adakah dalam malam-malam  itu, kamu memegang gitar lalu menyanyikan lagu yang ingin kamu persembahkan untukku? Dan kamu ingin  menyampaikannya pada langit. Sebab, kamu berpikir barangkali akupun tengah menatap bintang di langit itu.

Jadi, apakah kamu pernah merindukanku?


Ada yang ingin kusampaikan padamu.

Tentang rindu.
Kerinduan melihat sikap yang memenjarakan diriku begitu lama. Merindukan menatap mata yang sanggup membuatku jatuh cinta, layaknya aku mengagumi puisi. Tentang semua rindu yang belum mampu kusampaikan.

Tentang menunggu.
Menunggu aku yang masih menunggumu. Menunggu kamu memberanikan diri untuk sekedar menyapa... sedikit saja. Setelah itu aku tak akan lagi khawatir menunggu orang yang sia-sia. Menunggulah untuk yang pasti datang, bukan yang pasti tidak datang.
Bukankah begitu?


Jadi kapan mau menyapaku?

^^

31 Januari 2015. Ditulis saat fajar pagi hendak pergi.
This entry was posted in

Tuesday, 20 January 2015

Mengejar-ngejar Mimpi #1Day1Dream



Setelah semua mimpi yang kutulis. Inilah mimpi dari semua mimpi.

Ya. Mengejar-ngejar mimpi.

Seperti yang dikatakan oleh Pak Dedi Padiku, bahwa mimpi itu harus diraih bukan dihadiahkan.

Semoga semangat saya bisa sebesar beliau dalam mengejar-ngejar mimpi.


Selamat mengejar-ngejar mimpi!

#1Day1Dream hari kedua puluh


Monday, 19 January 2015

Sunday, 18 January 2015

Melepaskan #1Day1Dream

Sumber gambar

Kali ini, aku ingin menulis satu mimpi. Yang mau tidak mau, suka tidak suka, harus dilakukan. Barangkali setelah itu aku benar-benar bisa mengerti diri sendiri. Memahami satu persatu manusia yang tinggal di sampingku. Dan merasakan betapa dunia begitu ajaib.


Sebab itu aku ingin melepas. Melepaskan apa yang patut kulepas. Itu saja.

Lepaskanlah, maka semoga yang lebih baik akan datang.
Lepaskanlah, maka semoga suasana hati akan lebih ringan.
Lepaskanlah, maka semoga kita menyadari tidak ada sesuatu yang sesungguhnya kita miliki. — Tere Liye

#1Day1Dream hari ke-delapan belas


Saturday, 17 January 2015

Friday, 16 January 2015

Rak Buku #1Day1Dream

Sumber gambar

Pengen punya rak buku sendiri.

Dari sejak kecil saya sudah suka baca buku. Semua buku-buku yang kakak saya punya saya baca. Mau itu fiksi atau nonfiksi. Bahkan buku tentang filsafat pun saya baca. Padahal masih kecil dan nggak paham. Selain novel, saya juga suka dengan buku yang berbau psikologi. Mungkin itu salah satu mengapa saya ingin menjadi seorang psikolog. Dulu. Sekarang saya sudah berada di kenyataan yang berbeda, hehe.

Entahlah, sudah berapa banyak buku yang saya sudah baca sejak kecil. Sampai-sampai buku-buku yang ada di rumah punya ruangannya sendiri. Tapi, sejak dulu, buku-buku yang saya baca semuanya milik kakak saya. Ketika kakak ipar saya yang suka baca juga, setiap kali punya buku baru, saya pasti pinjam untuk baca. Saya nggak pernah beli buku. Barangkali, punya buku pun karena dikasih. Begitulah untungnya punya kakak-kakak yang suka baca. Sama seperti suka drama korea. Sepertinya, sekeluarga punya selera yang sama.

Tapi, setelah saya besar, saya mulai nabung untuk beli buku sendiri. Biasanya di buku-buku yang saya baca terdapat nama kakak saya sebagai pemiliknya. Kali ini, buku yang saya baca pemiliknya adalah diri saya sendiri. Dan rasanya lebih menyenangkan saja.

Maka dari itu, dengan semakin bertambahnya buku yang saya punya, saya berkeinginan punya rak buku. Rak buku yang ada di rumah sudah terlalu penuh. Jadi, selama ini saya menyimpan buku-buku yang saya punya di dalam lemari plastik yang memang sengaja saya kosongkan untuk menampung buku-buku tersebut. Kadang, saya suka berkhayal punya rak buku yang besar dan buku-buku yang banyak. Ah!

Semoga terwujud.

#1Day1Dream hari keenambelas

Wednesday, 14 January 2015

Ifa Avianty #1Day1Dream

Sumber gambar

Penulis kelahiran Jakarta tersebut adalah anak sulung dari empat saudaranya. Beliau sudah mulai menulis sejak kelas 3 SD yang pada saat itu berhasil membuat komik untuk diri sendiri. Baru kelas 3 SD aja Ibu Ifa ini sudah hebat ya.

Saya suka banget cara menulis beliau. Gaul tapi tetep kharismatik. Semua tulisan beliau bisa bikin saya ketawa, terus nangis, terus ketawa lagi. Kalau lagi bagian kocak, kocak banget. Kalau lagi bagian mengharukan, bikin sesak nafas. Iya, soalnya selain air mata yang berjatuhan, dada juga rasanya sakit karena tulisannya menusuk hati. Beneran, saya nggak bohong. Kalau nggak percaya, baca buku-buku beliau. Dijamin bikin nagih.

Buku-buku beliau yang sudah saya baca:

Strawberry Shortcake, Facebook On Love, Facebook On Love 2, Friendloveship, Love-Affair-& The Reunion. Nggak tahu sih apalagi. Soalnya beliau juga suka nulis antologi bareng penulis-penulis terkenal lainnya, kayak Tasaro GK (yang kemarin saya tulis) dan lain-lain. Saya juga pernah baca beberapa tulisan dalam antologi bersamanya, cuma lupa apa aja.

Saya kalau punya uang banyak, kepingin beli semua buku beliau. Semua buku beliau yang saya baca itu hasil minjem dan nemu ebooknya :D

Kata-kata beliau yang bisa dijadikan inspirasi dan motivasi:

Bagi saya, setiap hari harus terisi dengan banyak hal positif. Rugi banget rasanya kalau hanya diisi dengan nonton infotainment atau sinetron.
Ya, beginilah saya yang masih terus belajar dan nggak tahu kapan selesainya. Rasanya makin lama ilmu yang saya miliki ini masih jauh dari apa yang seharusnya dimiliki seorang muslimah.
Jalan masih panjang. Cita-cita duniawi saya hanya ingin dikenang anak dan suami saya sebagai ibu dan istri yang membanggakan. Hehehe…

Oh iya, beliau juga yang bikin saya tahu tentang alter ego. Soalnya beliau punya alter ego. Terus bikin saya mikir, jangan-jangan saya juga punya alter ego -.-
Yang mau tahu tentang apa itu alter ego bisa cari di google, banyak yang bisa kalian temukan di sana.

Kalau mau tahu lebih lanjut tentang Ibu Ifa Avianty, bisa ke sini 

Semoga bermanfaat.

#1Day1Dream hari keempat belas

Tuesday, 13 January 2015

Tasaro GK #1Day1Dream

Sumber gambar
Tasaro GK.

Nama Tasaro adalah akronim dari nama lengkap beliau, yaitu Taufik Saptoto Rohadi. Sedangkan GK, diambil dari tempat kelahirannya yaitu Gunung Kidul.

Pertama kali mengenal nama beliau ketika saya membaca buku Niburu dan Kesatria Atlantis, di mana buku tersebut merupakan buku aksi fantasi atlantis pertama di Indonesia. Recommended banget buat dibaca. Nggak bakal nyesel deh. Seru, keren, menegangkan, membuat penasaran. Saingannya Harry Potter nih. Daebak!

Sumber gambar

Bagiku tidak ada kata menyerah. Bahkan hingga seluruh kata telah diangkat dari bumi.



Buku kedua yang saya baca adalah Galaksi Kinanthi. Buku yan menurut saya sangat haru dan romantis. Tentang perjalanan hidup seorang Kinanthi dan kisah cintanya dengan teman kecilnya Ajuj. Buku ini juga recommended buat dibaca.


Sumber gambar

Bagiku, Galaksi Cinta tidak akan pernah tiada. Ketika malam tak terlalu purnama, lalu kau saksikan bintang-bintang membentuk rasi menurut kehendak-Nya, cari aku di Galaksi Cinta. Aku tetap akan ada disana. 
Suatu saat, mencintai adalah memutar hari tanpa seseorang yang engkau cintai. Sebab, dengan atau tanpa seseorang yang kamu kasihi, hidup harus tetap dijalani.
Dalam kehidupan nyata, kebersatuan cinta tidak selalu berarti dua keinginan saling memiliki bertemu pada satu titik. Bahkan, terkadang dua orang yang saling mengasihi sepenuh hati, saling menjaga dalam keterpisahan. Ketidakbersamaan.
Tersenyumlah... Allah mencintaimu lebih dari yang kamu perlu.

Dan yang ini buku ketiga beliau yang saya baca.

Sumber gambar

Buku tersebut bercerita tentang kehidupan Nabi Muhammad SAW dan seorang laki-laki Persia yang bernama Kashva. Saya suka buku ini, karena meskipun menceritakan tentang sejarah Islam tetapi disuguhkan dalam bentuk novel, sehingga tidak membosankan. Bahkan membaca buku ini membuat saya bisa lebih mengingat sosok-sosok sahabat nabi dan kisah mereka ketimbang ketika saya membaca buku pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam -_-
Buku ini juga recommended ^^

...mencintai itu, kadang mengumpulkan segala tabiat menyebalkan dari seseorang yang engkau cintai, memakinya, merasa tak sanggu lagi menjadi yang terbaik untuk dirinya, dan berpikir tak ada lagi jalan kembali, tapi tetap saja engkau tak sanggup benar-benar meninggalkannya.

Sebenarnya ada dua buku beliau lain yang saya sudah dan belum selesai saya baca. Yang satu adalah Rindu Purnama, ditulis duet dengan Ahmad Fuadi. Dan yang satunya, Kau Gila Maka Kucinta, tetapi belum selesai saya baca.


Dan masih banyak lagi buku beliau yang sudah diterbitkan. Lagi-lagi saya ingin 'berkode', belikan buku beliau yang belum saya punya ya, hahaha :D (ini bukan kode tapi minta)


Selain karena tulisan yang keren dan lagi-lagi romantis, alasan saya menyukai beliau adalah karena beliau itu... ganteng :D

Sumber gambar

Sumber gambar

Sumber gambar

Sumber gambar


Ah! Semoga suatu saat bisa bertemu.
(:

#1Day1Dream hariketigabelas

Sunday, 11 January 2015

Dee Action #1Day1Dream

Sumber gambar

Pertama mengenal mbak Dee adalah seorang penulis ketika saya SMA. Sebelumnya, mbak Dee atau Dewi Lestari yang saya kenal adalah seorang penyanyi sekaligus istri dari Marcell Siahaan, seorang penyanyi juga. Saya mengetahui bahwa ternyata beliau adalah seorang penulis juga lewat buku pertamanya yang cukup populer mendobrak dunia sastra di Indonesia, yaitu Supernova: Kesatria, Puteri, dan Bintang Jatuh, yang pada tahu 2014 kemarin filmnya mulai muncul di bioskop-bioskop tanah air.

Menurut saya, buku yang bergenre scince fiction tersebut termasuk buku yang keren, meskipun di beberapa partnya banyak yang susah saya pahami karena terlalu ilmiah untuk dicerna oleh otak saya yang masih anak SMA polos dulu, hehe. Tapi saya suka, meskipun ilmiah tapi tetap romantis.

Berlanjut pada buku kedua beliau yang saya baca, yaitu "Perahu Kertas."
Keinginan membaca buku tersebut ketika saya melihat sebuah iklan film yang akan tayang di bioskop, ya Perahu Kertas itu. Melihat Official Traillernya di youtobe saja membuat saya tertarik ingin menonton. Setelah saya cari tahu ternyata film tersebut diadaptasi dari novel karya mbak Dee beberapa tahun silam. Mulailah saya cari-cari tahu tentang buku tersebut. Dan yang bikin bahagia, saya menemukan ebooknya di internet. Tanpa pikir panjang, langsung saja saya eksekusi buku tersebut.

Kalian tahu apa yang saya rasakan setelah membaca buku tersebut?

Gila!

Mbak Dee gila!

Bikin saya jadi gila!

Kalian tahu, saya nggak peduli meski mata saya perih, punggung saya lelah, kepala saya pusing, hingga perut saya mual-mual karena terlalu lama duduk di depan layar netbook untuk baca Perahu Kertas. Saya nggak peduli semua itu karena saya nggak bisa berhenti membacanya :(
Saya begitu mencintai tokoh-tokoh yang ada di dalamnya. Kugy, Keenan, dan Remi.
'Radar Neptunus', 'Agen Neptunus', dan isi cerita yang nggak pernah saya lupa. Membaca berkali-kalipun nggak membuat saya jadi bosan.

Dari novel Perahu Kertas tersebut saya benar-benar menemukan kecintaan terhadap karya-karya beliau. Sebab saya begitu menyukai bagaimana beliau menuturkan kalimat demi kalimat, menyampaikannya dengan bahasa yang begitu menjiwai. Mbak Dee adalah seorang penulis yang nyentrik tetapi memiliki romantisme yang tinggi.

Menyusul Filosofi Kopi, Rectoverso, dan Madre yang kemudian saya baca.
Dari ketiga buku tersebut saya belajar bahwa sebuah karya tidak harus terkungkung oleh bentuk. Dulu, saya kira sebuah karya yang paling ternilai adalah novel. Ternyata tidak. Menurut beliau, idelah yang menentukan bentuk. Ada ide yang cukup diungkapkan lewat puisi, tapi ada juga ide yang perlu ruang lebih lebar seperti novel. Dan ketiga buku omnibook tersebut tak kalah romantis dan keren dengan novel-novel yang beliau buat. Bikin saya tambah jatuh cinta dengan karya-karyanya.

Rectoverso dan Madre sudah dibuat adaptasi filmnya, tapi Madre saya belum tonton. Susah mencari di youtobe atau di web lainnya. Kalau ada yang tahu link downloadnya, beritahu saya, ya. :D
Untuk Filosofi Kopi, April 2014 ini akan tayang di bioskop indonesia.

"Rectoverso adalah sebuah impian yang panjang, karena sketsanya dari tahun 2006. Ini awalnya datang dari lirik lagu, cerpen dan bertahun-tahun kemudian ada tawaran dari Marcella untuk memfilmkan. Jadi ini dari ruang dengar dan visual bisa terwujud. Ini seperti mimpi yang jadi kenyataan. Ini pengalaman yang multidimensi bagi aku. Semoga dapat menikmati karya besar ini." YangMuda.COM, Jakarta.


Yang terakhir...

Meskipun belum pernah bertemu, Mbak Dee selalu menjadi guru saya dalam belajar menulis. Semoga suatu saat saya bisa belajar langsung dengan beliau. Aamiin :)

Buku beliau yang sudah saya baca:

Supernova: Kesatria, Putri, & Bintang Jatuh

Sumber gambar
Sumber gambar

Perahu Kertas

Sumber gambar

Sumber gambar



Filosofi Kopi

Sumber gambar

Sumber gambar

Rectoverso

Sumber gambar

Sumber gambar

Madre

Sumber gambar

Sumber gambar
Sisanya, keempat buku Supernova lain belum baca. Petir, Akar, Partikel, dan Gelombang.

Monggo, yang mau kasih saya buku-buku tersebut ^_^


Selamat membaca,
Semoga bermanfaat.
Maaf kalau saya berlebihan ^^

Terimakasih,

#1Day1Dream hari kesebelas


Saturday, 10 January 2015

Reuni Full Team #1Day1Dream

Sumber gambar

Ide menulis mimpi ini terbesit dari grup chat di line beberapa hari yang lalu. Beratus-ratus chat yang inti dari kesemuanya itu adalah kerinduan untuk bertemu. Reuni kelas memang menjadi ritual kami setiap liburan semester datang. Meskipun setiap hal yang diagendakan tidak semuanya berjalan mulus sesuai keinginan. Ada saja yang menjadi kendala di setiap acara tersebut.

Kesibukan kuliah membuat kita terkadang merasa jenuh. Apalagi untuk orang-orang yang merantau. Rindu keluarga dan segala yang ada di kotanya. Dan bertemu teman lama adalah 'momen sakral' tersendiri yang ketika sudah bertemu, rasanya tidak akan sama ketika sedang berhadapan dengan teman-teman baru. Sehari terasa seperti setengah jam. Waktu tak pernah cukup mengungkap romantisme rindu yang ada. Ia terus berjalan tanpa mau tahu betapa kita, 'para perindu' ingin menikmatinya lebih lama.


Dari semua reuni kelas sewaktu SMA yang pernah terselenggara, tidak pernah benar-benar semua 'makhluk' ada. Maksudnya, belum pernah sekalipun personil kelas semuanya ada, Selalu saja ada kendala di dalamnya. Dari bentrok dengan jadwal hingga ke yang malas ikut datang. Atau ada juga yang tak sempat dapat kabar hingga yang tak pernah ada kabar. Ada.


Di liburan yang panjang ini, saya berharap ada satu hari saja—tak perlu muluk-muluk— bisa berkumpul (reuni) sekelas dengan formasi full team. Itu saja. Makan-makan, minum-minum, bisa belakangan. Tapi melihat setiap senyum dan wajah-wajah kerinduan dari tiap-tiap orang adalah yang paling menjadi tujuan. Semuanya sudah bisa mengisyaratkan bahwa saya, bahwa mereka semua tak pernah saling melupakan. Tak pernah membuang kenangan. Itu saja.


Keluarga Heho

Jeongmal bogosippo!

Mengulang kenangan adalah mimpi yang tak pernah hilang. Kebersamaan selalu menjadi obat paling mujarab ketika kita merasa seperti berjalan sendirian.

Selamat bermimpi!

#1Day1Dream hari kesepuluh


Tulisan spesial dari saya, untuk mereka yang tak pernah padam dari ingatan...

(:

Friday, 9 January 2015

Ganteng-Ganteng Alien #1Day1Dream

Sumber gambar


Ada yang tahu, Alien itu apa?

Kalau kata Wikipedia, Alien adalah makhluk asing.


Pernah lihat, Alien?

Saya pernah...

Nggak percaya?

Saya cerita sedikit dulu.

Saya pernah lihat salah satu film India yang di dalamnya terdapat makhluk asing bernama Alien itu. Warnanya hijau, bisa dibilang Alien di film tersebut seperti monster kecil. Absurd banget, kayak gambar di atas. Tapi baik, nggak jahat. Yang jahat itu bawang merah.


Mau tahu, Alien paling menakjubkan yang pernah saya lihat?

Anti mainstream. Beda banget sama kebanyakan alien di film-film biasanya.


Nggak percaya lagi?

Nih lihat...

Sumber gambar

Mana ada sih di film-film lain, Alien seganteng ini?

Mau tahu, profesi dia di Bumi apa?


Profesor! Ya, p r o f e s o r !

Kalau saya jadi mahasiswanya, nggak pengen deh rasanya absen dari kelas.


Masih nggak percaya?

Sumber gambar
Tuh, waktu Aliennya lagi ngajar mahasiswa-mahasiswa di kampus.


Udah pernah liat Alien naik sepeda?
Nih, saya kasih lihat.


Sumber gambar


Nggak perlu lah naik motor atau mobil mahal. Naik sepeda aja udah cakep! :p


Satu lagi kehebatan yang Alien ini punya. Kekuatan super.


Keren, kan?

Banget!


Tapi, saya mau kasih satu fakta.


Alien yang seperti itu...


Cuma ada dalam drama T.T

Ya. D r a m a. T.T



Karena itu, saya punya mimpi untuk bertemu dengan Alien... ganteng... dan keren.

Seperti di atas.

Semoga terwujud.


#1Day1Dream hari kesembilan.


Banyak-banyaklah bermimpi, sebab mimpi itu gratis.

Selamat berkhayal! :)

Thursday, 8 January 2015

Domain #1Day1Dream

Sumber gambar



Hallo!

Hah! Rasanya lega sekali bertemu hari ini. Menikmati kuliah terakhir di semester 3 ini. Bukan main bahagianya, liburan sudah di depan mata :D
UAS mata kuliah Dasar, Akuntansi! tadi sukses menutup UAS terakhir! Yak. Kepala ini sudah lelah menahan tumpukan-tumpukan kata untuk dipelajari. Selamat tinggal untuk sementara!

Sumber gambar

Sumber gambar


Sebelum menulis mengenai #1Day1Dream hari kedelapan ini, saya ingin cerita sedikit dulu. Tadi, setelah UAS selesai, saya dan empat teman saya pergi untuk nonton film di bioskop. Awalnya kami sempat dibingungkan antara menonton film Merry Riana atau Assalamualaikum Beijing. Karena keduanya terlihat sama2 menarik. Setelah shalat Ashar dan menimbang-nimbang kembali akhirnya kami memutuskan untuk menonton film Assalamualaikum Beijing. Dan ternyata... saya jatuh cinta sama tokoh Chung Chung (Zhong Wen) yang diperankan oleh Morgan Oey. Hahaha. Saya jadi nggak sabar baca novelnya. Kebetulan saya sudah beli novelnya tapi belum sempat baca. Eh, malah nonton duluan. Gapapa lah ya, hihihi.



Salah satu kata-kata yang saya suka di film tersebut. "Forever you are Ashima for me." Chung Chung.


Sudah ya, bahas topik yang nggak nyambungnya. Sekarang saya mau bahas domain.

Ya, domain.

Saya kepingin punya domain sendiri. Tapi kalau bisa sih yang gratis, hehehe.
Kira-kira gimana ya caranya?

Lebih bagusan yang gratis... atau yang berbayar? Atau nggak usah ganti pake domain?

Menurut kalian? :D


Selamat bermimpi, terus dan terus.

Selamat liburan!

Wednesday, 7 January 2015

Naik Gunung #1Day1Dream

Sumber gambar


Mendaki gunung lewati lembah
Sungai mengalir indah ke Samudera
Bersama teman bertualang— Ninja Hatori


Yak. Saya pengen mendaki gunung. Gunung tertinggi di hatimu.
Jika bicara laut, saya sudah sering memegang airnya. Meskipun suasana laut selalu indah untuk dinikmati. Bukan berarti saya sudah bosan main ke laut. Tidak. Lagian tidak setiap saat juga saya ke laut. Hanya jika ada yang mengajak saja :p
Selain laut, gunung juga punya kenikmatan sendiri untuk dinikmati. Selama ini saya hanya bisa menatap gambar orang-orang yang sedang mendaki gunung lalu ketika sampai di puncak. Dengan melihat saja, kita sudah bisa tahu bahwa gunung merupakan salah satu anugerah Tuhan yang indah, seperti saya. *pasangpancidikepala*

Menurut saya, setelah banyak melihat foto-foto mereka di puncak gunung, bahwa gunung memiliki 'rasanya' sendiri, yang tak bisa ditemukan di laut atau di tempat lainnya. Dan terlihat dari wajah-wajah pendaki gunung, sampai kepada puncak adalah sebuah kebahagiaan yang tak bisa tergambarkan. Seperti suatu pencapaian yang memang diidam-idamkan. Seperti itu yang saya rasakan sebagai bagian dari orang-orang yang hanya bisa mengaamati... dari jauh.

Untuk itu, menjadi seperti mereka (baca: para pendaki) adalah mimpi baru untuk saya. Naik naik lalu naik!

Semoga terwujud.


#1Day1Dream hari ketujuh


Selamat berkhayal.

Selamat menikmati mimpi yang tak pernah mau habis.

Selamat menunggu liburan!


Selamat malam...

(:

Tuesday, 6 January 2015

Hujan Buku #1Day1Dream

Sumber gambar


Hari keenam program #1Day1Dream...
Alhamdulillah hari ini bisa nulis jam segini, biasanya saya baru bisa nulis beberapa jam sebelum masuk jam 12 malam. Lumayan saya harus kejar-kejaran waktu antara UAS, belajar untuk UAS, dan nulis blog :D hahaha. Semoga tidak ada yang terbengkalai. Tiga hari lagi saya liburan! Semangat, semangat! :p

Oke. Jangan salah sangka dulu ya dengan judul tulisan di atas. Bukan, saya bukan menginginkan turunnya hujan dalam bentuk buku. Kalau iya, mungkin manusia bisa mati ketimpahan buku -.-

Maksud saya adalah, saya ingin mendapat banyak gratisan buku, hadiah buku-buku, atau apapun. Yang jelas dapat buku yang banyak. Tapi tidak pake nyuri yaa... :D

Dalam setahun terakhir ini, saya mendapat beberapa gratisan buku dari orang-orang lewat lomba menulis ataupun kuis-kuis. Lumayan, bisa menambah koleksi buku-buku di kamar saya.

Jadi, saya berharap, semoga di tahun ini, saya bisa mendapat hujan buku gratisan yang lebih banyak banyak banyak banyaaak lagi. Aamiin! :) #akucintagratisan
Saya senang kalau dikasih buku, apalagi gratis kan. Ga mungkin nolak, hehehe.

Sumber gambar


Selamat bermimpi!
Jangan pernah lelah ya...

Selamat menulis!

Selamat menikmati sejuknya sore! :)

Monday, 5 January 2015

Notebook #1Day1Dream

Sumber gambar

#1Day1Dream hari kelima...

Pengen punya notebook... Baru!

Sudah cukup lama saya memendam keinginan untuk memiliki notebook baru. Satu fakta yang membuat saya ingin memiliki notebook (baru), yakni netbook (lebih kecil dari notebook) yang sampai saat ini saya gunakan sudah masuk kategori abnormal. Maklum, semakin bertambah umur, netbook saya semakin menua, bahkan amnesia. Mungkin dia sudah lelah mengarungi bahtera hidup yang semakin sulit untuk dicerna mesinnya.

Layarnya selalu disko-disko, seperti manusia yang terayu pesta, lalu menari-nari sampai kepala tak ada (Apaan sih serem banget). Cara memberikan kasih sayang pun berbeda. Ketika teman-teman sepermainannya yang lain dimanja-manja, disayang-sayang, dielus-elus, dibersih-bersihkan. Tidak, netbook saya tidak perlu itu. Yang paling dinginkannya adalah... dipukul-pukuli. Setelah dipukul-pukul, baru layar netbook normal kembali. Kata orang itu kejam, tapi kata dia itu tenteram. Dramaaa. Ya, netbook saya penuh dengan drama. Lebih parah lagi kalau layarnya sudah merah semua. (Tuuuuut.... sudah, copot saja baterainya)

Ditambah keyboard portable yang harus dibawa kemanapun netbook saya pergi. Repot.

Ditambah lagi dengan bensin baterai yang boros sekali. Charger siap siaga untuk bekerja. Kalau tidak, bisa mati terjaga dia.

Lagi-lagi, dramaaa.

Sumber gambar
Itu bukan saya ya, itu kucing...

Karena saya tidak mungkin minta dan tidak mungkin ada yang kasih, jadi saya harus mengumpulkan daun uang sendiri untuk mencapai mimpi membeli notebook.

Dan yang harus saya lakukan adalah....

Menyisihkan uang mulai dari Rp. 2.000 - Rp. 5.000 perharinya.

Susah? Lumayan sih. Mau jajan aja suka nggak ada :p

Tapi harus! Saya sudah mulai hari ini. Kemarin-kemarin kan liburan, jadi nggak dapet uang jajan. Hahaha

Sumber gambar
Dedek ini aja bisa, masa' saya nggak bisa :D


Semangat nabung, biar punya yang kayak gini


Sumber gambar

Semangat bermimpi!

Semangat menemukan mimpi!


Selamat malam. Semoga hujannya libur dulu. :)

Sunday, 4 January 2015

Usaha Kecil #1Day1Dream

Sumber gambar

Langit sudah menunjukkan malamnya. Udara terkesan lebih dingin dari saat matahari masih belum pergi. Malam ini, waktunya untuk menulis.

Tadinya saya hendak menulis postingan ini setelah maghrib. Namun, ada yang membuat saya tergoda, salah satu stasiun televisi swasta menayangkan sebuah film yang diadaptasi dari buku. Cerita yang membangkitkan semangat. 9 Summers 10 Autumns. Dulu saya sempat membaca bukunya tapi tidak sampai selesai. Saya juga lupa kenapa saya tak menyelesaikannya. Dan malam ini, ketika saya menonton film tersebut, ada yang menyangkut dalam hati saya. Bahwa untuk mengubah kekecewaan kita terhadap hidup hari ini, kita hanya perlu melakukan sesuatu yang berarti untuk diri kita sendiri, untuk kita melihat bahwa ada sebuah harapan yang muncul tanpa tiba-tiba, yakni karena usaha. Sebab, kita memang tak bisa memilih masa lalu kita, tapi kita bisa melukiskan masa depan kita. Setidaknya, malam ini saya belajar bahwa saya tak perlu lagi kecewa pada apa yang selama ini ada dalam hidup saya. Tak boleh juga terlalu sering berada dalam lingkup kemalasan. Saya hanya perlu belajar. Mempelajari hidup dan kehidupan. Merasakannya dalam-dalam. Tenang. Menyenangkan.


Itu sedikit hal yang ingin saya ceritakan. Mungkin tidak nyambung dengan judul tulisan di atas, hehe. Saya akan melanjutkan yang menjadi inti dalam tulisan ini.

Hari ini, adalah tulisan keempat saya dalam project #1Day1Dream.
Lima hari lagi adalah musim tambahan untuk saya sebagai mahasiswa. Musim yang begitu menjadi harapan banyak orang. Apalagi jika bukan... Musim liburan.

Sudah dua semester saya menghabiskan liburan dengan hal itu-itu saja. Tidak ada yang berlebihan. Hanya berputar pada aktivitas-aktivitas biasa yang lumrah. Menghabiskan waktu untuk membaca buku, belajar menulis, menonton film ataupun drama, bermain internet, atau bahkan menghabiskan waktu dalam ajang reuni. Bertemu teman-teman lama adalah hal yang paling menyenangkan untuk menghabiskan waktu, bersama.

Tapi ada sesuatu yang baru yang ingin saya lakukan di liburan semester kali ini. Saya ingin membuka atau mungkin membuat usaha kecil-kecilan. Ya, apa sajalah, masih saya pikirkan. Yang jelas saya ingin mulai mencari uang sedikit demi sedikit. Setidaknya bisa punya tambahan uang jajan kan enak, mungkin nanti saya bisa beli buku yang banyak (ngarep) hehehe.

Itu target saya untuk memulai liburan. Semoga bisa terwujud.

Selamat malam.


Selamat bermimpi!

Selamat menemukan mimpi! :)


Saturday, 3 January 2015

IP Tinggi #1Day1Dream

Sumber gambar


Selamat malam. Selamat menikmati hujan yang tak kunjung reda.

Hari ke-3 project menulis #1Day1Dream kali ini saya ingin menulis keinginan yang sederhana namun tak sederhana, di tahun 2015 ini. Saya seorang mahasiswa, dan seperti kebanyakan mahasiswa lainnya, ehm, mungkin semua mahasiswa ingin mendapatkan sebuah penghargaan akhir yang biasanya disebut Indeks Prestasi atau disingkat IP. Dan setiap dari mahasiswa, pasti ingin memiliki IP yang tinggi di akhir semesternya, yang artinya hasil belajar selama satu semester tersebut bisa dibilang cukup baik. Mahasiswa mana yang tak mau memiliki IP tinggi? Sepertinya tak ada. Bagi saya juga sama, mendapat IP yang memuaskan adalah sebuah reward yang sederhana namun berarti, memiliki kebanggaan pada  batin tersendiri.

Semester pertama, saat saya masih tercium bau-bau Mahasiswa Baru, yang orang-orang biasa menyingkatnya dengan Maba, IP yang saya dapatkan hanya terbilang cukup. Waktu itu, IP pertama saya adalah 3,35.

Tapi saya cukup senang, karena pada semester dua ini, bisa dikatakan IP saya naik banyak, dari 3,35 menjadi 3,8. Alhamdulillah.

Artinya, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang saya dapatkan adalah 3,58.

Untuk itu, di tahun 2015 ini, saya membuat target kepada diri saya sendiri bahwa IP minimal di semester tiga dan semester empat yang harus saya dapatkan adalah 3,6. Berat? Berat sekali. Maka dari itu saya harus memaksimalkan diri dengan usaha yang besar untuk mendapatkannya. Terlebih, di semester tiga ini menurut saya mata kuliah yang ada terbilang sulit. Terutama mata kuliah yang susah nyantol di otak saya, haduh.

Saya berharap dengan menulis ini, bisa menjadi pelecut saya kalau-kalau saya malas belajar. Kebetulan, saya juga masih menghadapi yang namanya Ujian Akhir Semester (UAS). Beberapa mata kuliah sudah terlaksana, tapi beberapa lagi masih menunggu di depan mata. Semoga UAS saya sukses. Semoga IP saya tinggi, agar IPK saya nantinya meningkat! Harus! Semangat! *pasangiketkepala*


Tweet dari @MerryRiana


Selamat belajar!

Selamat bermimpi!


Selamat menikmati hujan dini hari! :)

#1Day1Dream

Friday, 2 January 2015

Travelling ke Korea #1Day1Dream

Sumber gambar

Yak. Ini tulisan kedua saya untuk ajang menulis #1Day1Dream yang diadakan oleh salah satu komunitas blogger yang ada di Indonesia, yakni Kancut Keblenger. Di tulisan sebelumnya saya mengatakan bahwa saya ingin sekali menulis buku di tahun 2015 ini.

Nah, mimpi selanjutnya yang ingin saya tulis adalah... Travelling ke Korea!

Simple saja, dari sejak saya masih duduk di bangku Sekolah Dasar, saya sudah mengenal negara Korea melalui serial dramanya. Kalau saya tidak salah ingat, drama korea yang pertama kali tayang di salah satu stasiun televisi swasta di Indonesia yaitu drama Endless Love yang dibintangi oleh dua artis ternama Song Hye Kyo dan Song Seung Hun. Dan sampai sekarang sudah menjadi mahasiswa pun saya masih menggeluti dunia perdramakorean ini. *minta tepuk tangannya* *nggak ada yang tepuk tangan* *tepuk tangan sendiri* #ngenes

Di rumah sendiri, bukan hanya saya yang menyukai drama-drama Korea, sebagian besar penghuni rumah juga sama. Coba saja hitung berapa dvd drama-drama Korea yang ada di ruang televisi keluarga, saya belum lulus berhitung soalnya. Dari mulai dvd yang masih lengkap sampai dvd yang hanya ada bungkus plastiknya saja, atau ada beberapa juga yang hanya ada dvdnya tapi nggak ada bungkusnya. *nggak ada yang bener* yang judul dramanya beda sama isinya juga ada. Euh, komplit. Komplit nggak benernya. Hitung juga berapa kali keluarga saya ganti dvd player, hahaha.

Dari keindahan serta kesenangan saya pada figur-figur Korea tersebut membuat saya ingin pergi ke sana. Berjalan menikmati dinginnya salju sambil mengeluarkan asap dari mulut karena suhu udara yang dingin. Pergi ke tempat-tempat indah di Korea dan berfoto-foto di sana, lebih senang lagi kalau sampai bertemu dengan artis-artisnya. Disuruh selfie seribu kali pun bakal saya... tolak. Capek lah kalau sampai seribu. Lama-lama kena stroke nanti *amit-amit* cukup beberapa kali saja yang penting terdokumentasikan. Yang namanya wisata kuliner pun tidak akan ketinggalan saya lakukan.

Kepingin saya sih nabung buat travelling ke sana. Tapi lebih pengen lagi sih dapet tour gratis gitu. *kodekeras* *akucintagratisan*
Ayo dong ajak saya ke Korea :D

Sumber gambar
Ini Pulau Jeju. Wajib banget ke sini. Katanya keren. Katanya, saya mah belum pernah. Tapi emang sering banget jadi lokasi syuting drama.


Sumber gambar
Namanya Namsan Seoul Tower. Pengen nih kesini, naro gembok biar kayak orang-orang  :p

Sumber gambar
Pulau Nami. Kalau yang pernah nonton Winter Sonata pasti tahu :D


Sumber gambar
Nyaaaam! Btw saya belum pernah nyobain makanan Korea. Cuma mentok sama Indomie rasa bulgogi :(

Sumber gambar
Ini bias aku yang ganteng, namanya Im Siwan.
Sumber gambar
Nothing's over nothing's over~ Infinite

Sumber gambar
Hayuuuuk, lari bareng Running Man :D

Masih banyak, kalau ditulis satu-satu rasanya nggak akan kelar dalam semalam, hehehe.


Pokoknya... Selamat bermimpi! Selamat mewujudkan mimpi! (:

Selamat Tahun Baru!