Follow Me
(Foto: lifehacker.jp)

Dompet lagi tipis, terus dapet tiket promo pesawat? Duh, ini, sih namanya berkah banget. Iya, kan? Apalagi kalau kita udah bikin rencana liburan ala-ala backpacker, pasti tiket promo pesawat adalah hal yang pertama kali dikejar. Bener, dong?

Kalau masalah tiket udah beres, ada lagi, nih, yang biasanya bikin bingung kalau menjelang hari keberangkatan. Bingung nentuin barang apa aja yang akan kita bawa. Terkadang malah ada barang penting yang tertinggal karena kita kurang menyiapkan packing kita dengan baik. Temen-temen ada yang pernah? Aku, sih, pernah banget.

Ada yang bilang, packing itu super ribet karena harus menata banyak barang ke dalam tas kecil untuk bepergian. Padahal, sebenarnya packing nggak seribet itu, kok. Kamu bisa ikutin cara packing berikut ini agar packingmu nggak lagi ribet.

Buat daftar bawaan

Sebelum mulai packing, kamu bisa susun terlebih dahulu daftar bawaan yang dibutuhkan untuk liburan. Cari informasi sebanyak-banyaknya tentang lokasi yang kamu tuju agar kamu tahu barang apa aja yang harus kamu bawa dan pakaian seperti apa yang cocok untuk lokasi liburanmu. Banyak yang mengesampingkan hal ini sehingga sering kita temukan wisatawan yang salah kostum saat berlibur.

Gulung, gulung, dan gulung!

(Foto: blog.tortugabackpacks.com)

Pastikan untuk menggulung semua pakaian, celana dalam, handuk, atau apapun yang berupa kain agar pakaian gantimu tidak memakan ruang banyak dalam tas. Tips selanjutnya, kamu bisa menjadikan satu set pakaianmu menjadi satu gulung pakaian. Contohnya adalah gulung jadi satu kaos, celana dalam, kaos kaki, dan celana kamu agar kamu juga lebih mudah saat mengambilnya nanti.

Masukkan peralatan mandi dan makeup dalam satu tempat

Tentunya isi tas kamu tak melulu baju semata, kan? Kamu harus menyiapkan peralatan mandi dan make up. Apalagi buat para backpacker perempuan, penting banget, nih. Pastikan untuk menjadikan satu perlengkapan ini dalam sebuah pouch agar lebih mudah menatanya. Kalau kamu akan berlibur ke luar negeri, pastikan untuk memindah perlengkapanmu ke wadah yang berada di bawah 100 ml, ya. Pastikan juga pouch kamu kedap air supaya kalau terjadi kebocoran nggak bikin kotor barang bawaan kamu yang lain.

Bawa satu alas kaki ternyamanmu

Liburan nggak perlu bawa banyak alas kaki, apalagi bawa puluhan sepatu hak tinggi untuk berganti-ganti setiap hari. Cukup bawa satu aja alas kaki cadangan di tas kamu, pilih juga alas kaki yang nyaman untuk digunakan di berbagai medan. Karena saat traveling, pastinya akan lebih banyak jalan kaki, kan?

Bawa tas kecil untuk hal-hal penting

(Foto: frugalfolicker.com)

Setelah semua barang masuk ke tas besar, pastikan kamu juga menyiapkan tas kecil. Pastikan barang-barang penting seperti passport, kartu identitas, tiket promo pesawat, dompet, dan ponsel kamu masuk di tas kecil agar bisa diambil dengan mudah.

Nah, itu dia tips dan cara packing yang nggak ribet untuk liburan kamu. Nggak sesusah yang kita kira, kan? Kalau boleh tau, kalian udah dapat tiket promo pesawat untuk liburan ke mana, nih?




Saat ini, dunia telah dimasuki oleh era digital yang tinggi. Media sosial yang kita ketahui sudah semakin berkembang seiring dengan zaman. Barangkali, hampir semua orang menggunakan media sosial dalam keseharian. Media sosial kini rupanya sudah bertransformasi menjadi sahabat dekat, bahkan bisa jadi lebih dekat dari sahabat yang dimilikitempat di mana kita berbagi apapun.

Berdasarkan riset tahun 2017, pengguna internet di Indonesia diketahui telah mencapai sebanyak 143,26 juta. Apakah dari total tersebut, telah menggunakan media sosial sesuai fungsinya? Barangkali jawabannya tidak. Tidak sedikit ditemukan, bertebarannya ujaran-ujaran kebencian maupun informasi hoax di platform manapun.

Rupanya hal ini menggerakkan hati berbagai pihak, salah satunya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Untuk memanilisir pengguna media sosial yang melakukan hal serupa, pihaknya pun mengundang Blogger Banten dalam acara Flash Blogging dengan tema “Implementasi Nilai-nilai Pancasila dalam Bermedia Sosial” untuk berdiskusi bersama.

“Saya harap, Blogger Banten tidak terkontaminasi dengan beriata-berita hoax. Karena hoax itu ibarat narkoba,” ucap Asisten Daerah Bidang Pemerintahan Provinsi Banten dalam sambutannya.

Kemudian, Mas Banyu Murti, seorang blogger yang fokus di dunia kuliner ini menjadi pembicara pertama dalam acara ini. Beliau berbagi soal tren blog. Seperti yang dikatakan oleh Mas Banyu, bahwa tren warganet selalu berubah, sehingga sebagai blogger kita perlu terus interaktif. Sebagai blogger, desain, konten, dan fitur dalam blog juga kekuatan sakral yang harus dimiliki.

“Yang terpenting dari ngeblog: share, learning, and happy,” tambahnya.

Materi dalam acara ini pun diimbangi dengan implementasi nilai-nilai Pancasila yang diberikan oleh Pak Diasma Sandi dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Beliau memberikan materi tentang “Pancasila, Piagam Jakarta, dan UUD 1945.”

Yang menarik dari pemateri satu ini, Pak Dias memiliki jiwa yang menggebu dalam membagikan nilai-nilai Pancasila kepada para blogger.

“Mengurus wilayah itu tidak mudah, Pancasila berperan sebagai tali simpulnya,” kata beliau.

Segini dulu saja, waktunya sangat terbatas. Tapi saya senang sekali bisa hadir di acara ini bersama Blogger Banten lainnya. Terimakasih Kominfo! J